alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Edarkan Sabu, Pria Sidodadi Paiton Ditangkap Jelang Subuh

PAJARAKAN, Radar Bromo- Nanang, 42, kini harus berurusan dengan hukum. Pria asal Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton itu dibekuk saat hendak menjual sabu-sabu (SS) kepada pemesan di Desa Pondokkelor, Kecamatan Paiton, Selasa (1/2).

Sebelum menangkap Nanang, polisi sudah menjadikan dia sebagai target operasi. Nanang diintai dan menjelang subuh, Nanangdibekuk saat tengah menunggu seorang pemesan. “Setelah melakukan penggeledahan tubuh, kami menemukan satu paket SS seberat 1,27 gram,” kata Kasatreskoba Polres Probolinggo, AKP Sudaryanto.

Dari hasil temuan ini kemudian polisi langsung membawanya ke Mapolres Probolinggo untuk dikembangkan. Saat polisi dinterogasi Nanang mengaku jika barang tersebut adalah miliknya.

“Tersangka mengaku jika menunggu pemesan. Kami amankan sabu-sabu dibungkus plastik bening dilapisi kertas, HP milik pelaku dan uang Rp 100 ribu,” tandasnya.

Hingga kini polisi masih terus mengembangkan kasus ini. Sebab peredaran sabu-sabu menjadi salah satu atensi jajan Polres Probolinggo. Karena itulah Polisi terus memantau dan menindaklanjuti laporan peredaran narkoba. (ar/fun)

PAJARAKAN, Radar Bromo- Nanang, 42, kini harus berurusan dengan hukum. Pria asal Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton itu dibekuk saat hendak menjual sabu-sabu (SS) kepada pemesan di Desa Pondokkelor, Kecamatan Paiton, Selasa (1/2).

Sebelum menangkap Nanang, polisi sudah menjadikan dia sebagai target operasi. Nanang diintai dan menjelang subuh, Nanangdibekuk saat tengah menunggu seorang pemesan. “Setelah melakukan penggeledahan tubuh, kami menemukan satu paket SS seberat 1,27 gram,” kata Kasatreskoba Polres Probolinggo, AKP Sudaryanto.

Dari hasil temuan ini kemudian polisi langsung membawanya ke Mapolres Probolinggo untuk dikembangkan. Saat polisi dinterogasi Nanang mengaku jika barang tersebut adalah miliknya.

“Tersangka mengaku jika menunggu pemesan. Kami amankan sabu-sabu dibungkus plastik bening dilapisi kertas, HP milik pelaku dan uang Rp 100 ribu,” tandasnya.

Hingga kini polisi masih terus mengembangkan kasus ini. Sebab peredaran sabu-sabu menjadi salah satu atensi jajan Polres Probolinggo. Karena itulah Polisi terus memantau dan menindaklanjuti laporan peredaran narkoba. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/