alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Penetapan, Ini Alasan Dewan Tak Undang Wali Kota Terpilih

MAYANGAN-Rapat Paripurna Istimewa Penetapan pasangan calon (paslon) wali kota-wakil wali kota terpilih dilakukan, Kamis (2/8) di Kantor DPRD Kota Probolinggo. Namun, paslon wali kota – wakil wali kota terpilih, Hadi Zainal Abidin – Moch Soufis Subri tidak hadir.

Hanya pejabat Pemkot Probolinggo yang hadir. Yaitu, Wali Kota Probolinggo Rukmini dan Sekda dr Bambang Agus Suwignyo. Tampak juga beberapa perwakilan dari penyelenggara pilkada seperti KPU dan Panwaslih Kota Probolinggo.

Ketidakhadiran paslon wali kota – wakil wali kota terpilih ini dipertanyakan anggota FPKB DPRD, Abdul Azis. Sebab, mereka tidak hadir karena tidak diundang oleh pimpinan DPRD.

“Dalam rapat Banmus, kami sudah mengusulkan pada pimpinan untuk mengundang paslon wali kota dan wakil wali kota terpilih. Namun, ternyata tidak diundang,” ujar Abdul Azis.

Ketua DPRD Kota Probolinggo Agus Rudianto Ghofur mengakui, pihaknya tidak mengundang paslon wali kota – wakil wali kota terpilih dalam rapat paripurna istimewa. Sebab, memang tidak ada keharusan mengundang mereka.

“Kami sudah konsultasikan hal ini ke Pemprov Jawa Timur. Hasilnya, memang tidak diharuskan untuk menghadirkan paslon terpilih. Rapat paripurna ini merupakan proses administrasi pelaporan ke pemerintah pusat tentang pelaksanaan Pilkada Kota Probolinggo,” ujarnya.

Rudi panggilannya menjelaskan, proses paripurna ini dilakukan maksimal 5 hari setelah penetapan di KPU Kota Probolinggo. “Diputuskan hari ini (Kamis, Red.) untuk paripurna istimewa ini,” jelasnya.

Rapat Paripurna Istimewa sendiri menurutnya, dilakukan untuk memenuhi ketentuan pasal 160 dan pasal 160 A UU Nomor 10/2016 tentang Perppu Nomor 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi UU. Pasal ini menjelaskan, penetapan paslon wali kota dan wakil wali kota terpilih yang ditetapkan KPU, diumumkan oleh DPRD melalui rapat paripurna istimewa. (put/hn/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Kembang Kempis Kerajinan Perak di Gajahbendo, Kecamatan Beji

Kerajinan perak sempat menjadi primadona di Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Bahkan, puluhan warga setempat menggantungkan hidupnya dari industri perak. Namun, kondisinya saat ini berubah.

Bawaslu Limpahkan Laporan Skor Debat ke Polres

Bawaslu Kota Pasuruan, menyatakan laporan dugaan pelanggaran pilkada terkait adanya skor debat kedua Pilwali Pasuruan 2020, memenuhi syarat formil dan materil.

Curanmor Marak, Polresta Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Dalam bulan ini, tercatat telah terjadi lima kali curanmor dan pelakunya belum tertangkap.

Pakai Huruf Pegon, Kiai Nawawi Tulis Maklumat Dukung Gus Ipul

Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri K.H. Nawawi Abdul Djalil mengeluarkan maklumat terkait Pilwali Pasuruan 2020.

Pendaftar Anugerah Kampung Hebat Membeludak

Antusiasme Rukun Tetangga (RT) di Kota Pasuruan, mengikuti Anugerah Kampung Hebat Tahun 2020, sangat terasa.