alexametrics
30 C
Probolinggo
Tuesday, 1 December 2020

Dinkes Kota Probolinggo Ajak Masyarakat Cegah DBD dengan PSN di SPKP

WONOASIH– Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Probolinggo membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat. Tak terkecuali saat Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) episode 1 Kecamatan Wonoasih, kemarin (3/3). SPKP dimanfaatkan betul oleh Dinkes untuk melakukan penyuluhan tentang pencegahan DBD.

KOMPAK: Jajaran pegawai Dinkes Kota Probolinggo berpose di stan nomor 4 dalam SPKP episode 1, Minggu (3/3). (Evelin Riyadi/ Radar Bromo)

Kepala Dinkes Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati M.QIH menyebut, langkah itu dilakukan guna menekan DBD di Kota Probolinggo. Terlebih, di Kecamatan Wonoasih paling banyak ditemuka penderita DBD.

“Ada 13 penderita dari jumlah keseluruhan. Tragisnya, penderita DB ini sebagain besar anak-anak,” lanjut drg. Ninik.

Agar lingkungan terbebas dari sarang nyamuk, menurut Kadinkes drg. Ninik, ada banyak hal yang bisa dilakukan. “Yakni, dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” katanya.

Di antaranya, menguras dan menutup bak mandi, mencegah jentik berkembang biak di bak mandi dengan abate, mengubur barang tak terpakai, menjaga kebersihan lingkungan. Lalu, menanam tanaman pengusir nyamuk seperti sere, bunga lavender. Hingga memelihara ikan cupang pemakan jentik-jentik nyamuk.

Ninik juga mengingatkan agar satu rumah minimal punya satu petugas jumantik. “Jadi, tugasnya jumantik ini mengontrol apakah ada jentik nyamuk di rumah,” katanya.

AKRAB: Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan wawali HMS Subri berpose bareng warga di stan Dinkes Kota Probolinggo. (Evelin Riyadi/ Radar Bromo)

Hal ini penting dilakukan. Sebab, menurutnya, fogging tidak dapat mengatasi pencegahan DBD. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Namun, saat penyemprotan di ruang terbuka, nyamuk akan langsung lari.

Di sisi lain, bahan fogging adalah solar dan melation yang merupakan insektisida alias racun. “Jadi, kalau nyamuknya tidak sesuai dengan indikasi dalam fogging, bisa-bisa nyamuknya yang menjadi kebal terhadap fogging,” jelas drg. Ninik.

Drg. Ninik juga menyebut fogging terpaksa dilakukan jika ada satu penderita positif DBD dan di kawasan radius 100 meter ada tiga penderita demam. Juga, apabila di kawasan tersebut banyak ditemukan jentik nyamuk.

Di sisi lain, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin sangat perhatian terhadap kesehatan. Wali Kota menjadikan kesehatan sebagai salah satu program prioritasnya. Salah satunya teladan bagi masyarakat ikut aktif menjadi kader jumantik dalam waktu dekat. (*/el)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dari 5 Pendonor, Hanya Dapat 3 Plasma Konvalesen

Dari 20 calon donor plasma konvalesen di Kabupaten Probolinggo, hanya 5 calon donor yang lolos screening. Namun, dari 5 calon donor itu hanya 3 orang yang diambil plasma konvalesennya.

Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka untuk Sekolah Zona Hijau-Kuning

Pemkab Probolinggo memastikan mengikuti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk memulai pembelajaran tatap muka pada 2021.

Rusak, Rehab Jalan Gununggangsir-Karangrejo Diusulkan Tahun Depan

Kondisi ruas jalan di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji tersebut alami kerusakan.

Tahap Awal Penjurian Kampung Hebat Sudah Ketat

Selanjutnya akan dipilih nominator terbaik untuk melakukan presentasi dan kunjungan lapangan.

Bunda PAUD Hadiri Pelantikan Pengurus Himpaudi Kab Pasuruan

Sebanyak 14 Anggota pengurus daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Pasuruan masa bhakti 2019 – 2023, resmi dilantik.