alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Gali Potensi Santri Kota Probolinggo dengan Gelar Santri Entrepreneur

KANIGARAN, Radar Bromo – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo terus berinovasi demi menciptakan kesejahteraan rakyat di sektor perekonomian. Salah satunya dengan menggelar Lomba Santri Entrepreneur. Tujuannya, menggali potensi santri di bidang wirausaha.

“Santri sangat berpotensi dan tidak bisa diremehkan, seperti yang dilakukan mereka pada bidang lainnya,” ujar Kepala DKUPP Kota Probolinggo Gatot Wahyudi.

Menurutnya, event ini sebagai bukti proaktifnya pemerintah dalam memberikan perhatian di setiap lini masyarakat. “Kami juga mempunyai tugas di bidang UKM, di sisi lain kami juga memiliki tanggung jawab terhadap santri di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Melalui event ini, Gatot berharap santri Kota Probolinggo bisa berinovasi dengan wirausaha. “Harapannya, santri Probolinggo juga bisa menjadi salah satu pelopor pembuatan lapangan pekerjaan dan mengangkat kesejahteraan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Lomba Santri Entrepreneur 2019 Ainul Masudi mengatakan persiapan sudah dilakukan dengan maksimal. Selasa (5/11) nanti, pihaknya akan mengadakan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimteks) kepada para peserta. “Event ini diikuti 40 pesantren di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Dalam bimtek itu, Ainul mengaku mengundang dua narasumber. Yakni, Pengasuh Pondok Sidogiri K.H. Mahmud Ali Zain. Dia akan memberikan materi di bidang entrepreneur. Berikutnya, ada Yusuf Dhiyaudin Robbani dari PT Lazizaa Rahmat Semesta. “Dia akan memberi materi di bidang pengelolaan dan lapangan usaha,” ujarnya. (mg1/rud)

KANIGARAN, Radar Bromo – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo terus berinovasi demi menciptakan kesejahteraan rakyat di sektor perekonomian. Salah satunya dengan menggelar Lomba Santri Entrepreneur. Tujuannya, menggali potensi santri di bidang wirausaha.

“Santri sangat berpotensi dan tidak bisa diremehkan, seperti yang dilakukan mereka pada bidang lainnya,” ujar Kepala DKUPP Kota Probolinggo Gatot Wahyudi.

Menurutnya, event ini sebagai bukti proaktifnya pemerintah dalam memberikan perhatian di setiap lini masyarakat. “Kami juga mempunyai tugas di bidang UKM, di sisi lain kami juga memiliki tanggung jawab terhadap santri di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Melalui event ini, Gatot berharap santri Kota Probolinggo bisa berinovasi dengan wirausaha. “Harapannya, santri Probolinggo juga bisa menjadi salah satu pelopor pembuatan lapangan pekerjaan dan mengangkat kesejahteraan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Lomba Santri Entrepreneur 2019 Ainul Masudi mengatakan persiapan sudah dilakukan dengan maksimal. Selasa (5/11) nanti, pihaknya akan mengadakan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimteks) kepada para peserta. “Event ini diikuti 40 pesantren di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Dalam bimtek itu, Ainul mengaku mengundang dua narasumber. Yakni, Pengasuh Pondok Sidogiri K.H. Mahmud Ali Zain. Dia akan memberikan materi di bidang entrepreneur. Berikutnya, ada Yusuf Dhiyaudin Robbani dari PT Lazizaa Rahmat Semesta. “Dia akan memberi materi di bidang pengelolaan dan lapangan usaha,” ujarnya. (mg1/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/