alexametrics
28.3 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Cuaca Mulai Bersahabat, Cabut Larangan Melaut

MAYANGAN, Radar Bromo- Nelayan Kota Probolinggo, bisa bernapas lega. Larangan untuk tidak mencari ikan karena cuaca buruk, telah dicabut. Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Probolinggo, memastikan cuaca perairan sudah aman.

Kasi Pengelolaan dan Pengawasan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Probolinggo Arif Wahyudi mengatakan, cuaca sudah bersahabat. Nelayan sudah diizinkan untuk melaut.

Kemarin (1/6), tinggi gelombang di perairan Probolinggo, sudah normal. Berkisar 0,5 meter sampai satu meter. Kecepatan angin juga rendah. Hanya sekitar lima not per jam. Kondisi ini membuat kapal dengan 30 gross tonase (GT) aman berlayar.

“Larangan berlayar bagi kapal perikanan kurang dari 30 GT sudah dicabut. Tinggi gelombang dan angin sudah normal. Sebelumnya, saat ada larangan, tinggi gelombang sampai dua meter,” ujarnya.

Potensi gelombang tinggi dan angin kencang selama bulan ini sangat rendah. Kemungkinan, hanya hujan yang masih bisa turun di sekitar perairan, karena adanya pengaruh la nina.

“Insya Allah kalau gelombang dan kecepatan angin akan aman selama bulan ini. Kalau sepekan ini kan ada faktor keberadaan bulan dan bumi dekat. Makanya gelombang menjadi lebih tinggi,” jelas Arif.

Pencabutan larangan ini disambut baik oleh sejumlah nelayan. Kemarin, hingga pukul 12.00, ada 12 nelayan yang mengurus izin untuk melaut ke kantor UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan. Salah satu nelayan adalah Sholeh.

MAYANGAN, Radar Bromo- Nelayan Kota Probolinggo, bisa bernapas lega. Larangan untuk tidak mencari ikan karena cuaca buruk, telah dicabut. Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Probolinggo, memastikan cuaca perairan sudah aman.

Kasi Pengelolaan dan Pengawasan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Probolinggo Arif Wahyudi mengatakan, cuaca sudah bersahabat. Nelayan sudah diizinkan untuk melaut.

Kemarin (1/6), tinggi gelombang di perairan Probolinggo, sudah normal. Berkisar 0,5 meter sampai satu meter. Kecepatan angin juga rendah. Hanya sekitar lima not per jam. Kondisi ini membuat kapal dengan 30 gross tonase (GT) aman berlayar.

“Larangan berlayar bagi kapal perikanan kurang dari 30 GT sudah dicabut. Tinggi gelombang dan angin sudah normal. Sebelumnya, saat ada larangan, tinggi gelombang sampai dua meter,” ujarnya.

Potensi gelombang tinggi dan angin kencang selama bulan ini sangat rendah. Kemungkinan, hanya hujan yang masih bisa turun di sekitar perairan, karena adanya pengaruh la nina.

“Insya Allah kalau gelombang dan kecepatan angin akan aman selama bulan ini. Kalau sepekan ini kan ada faktor keberadaan bulan dan bumi dekat. Makanya gelombang menjadi lebih tinggi,” jelas Arif.

Pencabutan larangan ini disambut baik oleh sejumlah nelayan. Kemarin, hingga pukul 12.00, ada 12 nelayan yang mengurus izin untuk melaut ke kantor UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan. Salah satu nelayan adalah Sholeh.

MOST READ

BERITA TERBARU

/