Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dicapit Kepiting Sawah

F
Penulis: Fuad Alyzen❯
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Advertisement

 

SURAT tagihan dari debt collector yang menumpuk di meja kontrakan membuat iman Joko (nama samaran), goyah. Gaji pas-pasan sebagai penjaga toko kelontong rasanya cuma numpang lewat. Puncak kekesalannya terjadi saat pria 32 tahun itu mau beli gorengan, tapi uang di dompet cuma cukup buat bayar kantong plastik.

Di tengah keputusasaan, ia tak sengaja membuka sosial media tengah malam dan menemukan jalan pintas sesat: Pesugihan Instan Tanpa Tumbal Nyawa, Cukup Modal Niat dan Nyali.

Advertisement

Joko yang sudah kadung puyeng karena selalu ditagih hutang, tergiur. Singkat cerita, Joko tergiur untuk pergi ke dukun kenalan temannya, sebut saja namanya Ki Geni, di daerah Malang Selatan. Jaraknya tentu lebih dari 100 kilometer dari rumahnya.

Dia nekat nekat berangkat sendirian dengan mengendarai motor dari rumahnya yang berada di Lumbang, Pasuruan, ke sebuah tempa yang wingit.

“Berada dekat makam keramat di lereng bukit yang kesan angkernya sangat terlihat dari sejak awal saya pergi ke sana,” kata Joko mengingat.

Advertisement

Malam itu, angin bertiup kencang. Bau kemenyan pekat bercampur aroma kopi tubruk. Dia langsung menuju sebuah rumah yang ternyata cukup dikenal masyarakat sekitar. Rumah yang begitu jauh dari pemukiman. Di situlah Ki Geni tinggal.

"Kalau kau serius ingin kaya, kau harus jalani syarat terakhir," bisik dukun dengan suara bariton menyeramkan sembari menunjuk sebuah kendi tanah liat.

"Masukkan tanganmu ke dalam kendi ini, ambil segenggam tanah kuburan keramat, lalu bawa pulang tanpa menoleh ke belakang!"

Joko menelan ludah. Kakinya gemetar hebat. “Wah, beneran horor nih,” batinnya mulai ciut.

Advertisement

Artikel Terkait

Sertifikat Rumah Jadi Penyebab Pertengkaran Keluarga

Sertifikat Rumah Jadi Penyebab Pertengkaran Keluarga

Sebut saja Alim, 40. Ia merupakan salah seorang keturunan dari keluarga besar yang sejak puluhan tahun lalu dikenal memiliki persoalan utan

Waduh... Pinjam Hanya Rp 800 Ribu, Tagihan Utang Warga di Pasuruan Ini Malah Bengkak Jadi Rp 25 Juta

Waduh... Pinjam Hanya Rp 800 Ribu, Tagihan Utang Warga di Pasuruan Ini Malah Bengkak Jadi Rp 25 Juta

Dalam sekitar 10 hari, tagihan disebut naik menjadi sekitar Rp 1,6 juta. Sebulan kemudian, angkanya melonjak lagi hingga sekitar Rp 6,4 juta

Rencana Pinjaman Pemkab Pasuruan Rp 363 Miliar, Sepuluh Tahun Bakal Menanggung Cicilan

Rencana Pinjaman Pemkab Pasuruan Rp 363 Miliar, Sepuluh Tahun Bakal Menanggung Cicilan

Perjalanan warga yang tinggal di wilayah selatan Kabupaten Pasuruan menuju rumah sakit rujukan bisa makan waktu lama. Terutama sejumlah warg

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer