alexametrics
27.8 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Sebelum Sukses, Juragan Snack Ini Pernah Ketipu, Rumah-Gudangnya Terbakar

RODA kehidupan benar-benar dirasakan Thohir Anjar Widhodho. Sebelum sukses dengan usahanya sebagai distributor dan produsen makanan ringan (snack), dia pernah tertipu, hingga rumah dan gudang terbakar. Tapi dia tak patah arang hingga kini usahanya beromzet puluhan juta, dan miliki puluhan pekerja serta ratusan sales.

Jarum jam baru menunjukkan pukul 08.00. Tapi sebuah ruko yang berada di tepi Jalan raya Lumajang di Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo itu sudah ramai akan orang. Mereka adalah sales yang datang untuk mengambil alias kulakan snack.

Saat masuk ke toko, para sales mengambil sendiri snack yang akan dibeli. Snack itu lalu dikumpulkan dan dicatat. Hingga makanan ringan tersebut dibawa ke meja kasir untuk dibayar.

Thohir Anjar Widodo dan sang istri Maskuro Tuddarojah di tempat usaha mereka. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Begitulah aktivitas setiap harinya di ruko milik Thohir Anjar Widhodho, 48. Pagi itu Thohir bersama istrinya, Maskuro Tuddarojah, 39. Mereka berdua terlihat menangani langsung sebagai kasir di tempat usahanya tersebut.

Tidak hanya sales yang tengah sibuk kulakan datang ke ruko distributor snack tersebut. Sejumlah pekerja Thohir, tampak sibuk memasukkan snack-snack ke pikap. Rupanya, selain menjadi tempat kulakan sales, Thohir memasarkan sendiri usaha makanan ringannya itu ke luar daerah, Lumajang, hingga Jember.

RODA kehidupan benar-benar dirasakan Thohir Anjar Widhodho. Sebelum sukses dengan usahanya sebagai distributor dan produsen makanan ringan (snack), dia pernah tertipu, hingga rumah dan gudang terbakar. Tapi dia tak patah arang hingga kini usahanya beromzet puluhan juta, dan miliki puluhan pekerja serta ratusan sales.

Jarum jam baru menunjukkan pukul 08.00. Tapi sebuah ruko yang berada di tepi Jalan raya Lumajang di Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo itu sudah ramai akan orang. Mereka adalah sales yang datang untuk mengambil alias kulakan snack.

Saat masuk ke toko, para sales mengambil sendiri snack yang akan dibeli. Snack itu lalu dikumpulkan dan dicatat. Hingga makanan ringan tersebut dibawa ke meja kasir untuk dibayar.

Thohir Anjar Widodo dan sang istri Maskuro Tuddarojah di tempat usaha mereka. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Begitulah aktivitas setiap harinya di ruko milik Thohir Anjar Widhodho, 48. Pagi itu Thohir bersama istrinya, Maskuro Tuddarojah, 39. Mereka berdua terlihat menangani langsung sebagai kasir di tempat usahanya tersebut.

Tidak hanya sales yang tengah sibuk kulakan datang ke ruko distributor snack tersebut. Sejumlah pekerja Thohir, tampak sibuk memasukkan snack-snack ke pikap. Rupanya, selain menjadi tempat kulakan sales, Thohir memasarkan sendiri usaha makanan ringannya itu ke luar daerah, Lumajang, hingga Jember.

MOST READ

BERITA TERBARU

/