alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

SDIT Bintangku Siap Pimpin Pemulihan Pembelajaran di Kota Probolinggo

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pan­demi Covid 19 yang terjadi berkepanjangan berdampak. Banyak peserta didik di sekolah mengalami ketertinggalan pembelajaran (learning loss). SDIT Tahfidz Bintangku sebagai salah satu sekolah penggerak siap untuk memimpin pemulihan pembelajaran di Kota Probolinggo.

Kepala Sekolah SDIT Tahfidz Bintangku, Trisni Asyigah Zin menjelaskan lembaga sekolah nya ditetapkan se­bagai salah satu sekolah penggerak oleh Kemendikbud Ristek pada 2021 dalam rangka pemulihan pembela­jaran paska pandemi. Sebagai sekolah penggerak, sekolahnya menggunakan kurikulum merdeka.

Implementasi kurikulum merdeka ini bertujuan untuk mengatasi learning loss dalam rangka pemulihan pem­belajaran dalam jangka waktu terten­tu. Implementasi kurikulum ini dise­suaikan dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik dan harus memperhatikan ketercapaian kompetensi peserta didik.

IN HOUSE TRAINING: Untuk menciptakan SDM yang unggul. (SDIT Tahfidz Bintangku for Radar Bromo)

“Satuan pendidikan memberikan opsi dalam melaksanakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Yaitu kurikulum 2013, kurikulum darurat dalam hal ini kurikulum 2013 yang disederhanakan dan kurikulum merdeka bagi sekolah peng­gerak,”ungkapnya.

Program sekolah penggerak berupaya mewujudkan visi pendidikan Indo­nesia dalam rangka Indonesia maju, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya profil pelajar Pancasila. Program ini fokus pada pengembang­an hasil belajar siswa melalui holistic yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul pada kep­sek dan guru.

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pan­demi Covid 19 yang terjadi berkepanjangan berdampak. Banyak peserta didik di sekolah mengalami ketertinggalan pembelajaran (learning loss). SDIT Tahfidz Bintangku sebagai salah satu sekolah penggerak siap untuk memimpin pemulihan pembelajaran di Kota Probolinggo.

Kepala Sekolah SDIT Tahfidz Bintangku, Trisni Asyigah Zin menjelaskan lembaga sekolah nya ditetapkan se­bagai salah satu sekolah penggerak oleh Kemendikbud Ristek pada 2021 dalam rangka pemulihan pembela­jaran paska pandemi. Sebagai sekolah penggerak, sekolahnya menggunakan kurikulum merdeka.

Implementasi kurikulum merdeka ini bertujuan untuk mengatasi learning loss dalam rangka pemulihan pem­belajaran dalam jangka waktu terten­tu. Implementasi kurikulum ini dise­suaikan dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik dan harus memperhatikan ketercapaian kompetensi peserta didik.

IN HOUSE TRAINING: Untuk menciptakan SDM yang unggul. (SDIT Tahfidz Bintangku for Radar Bromo)

“Satuan pendidikan memberikan opsi dalam melaksanakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Yaitu kurikulum 2013, kurikulum darurat dalam hal ini kurikulum 2013 yang disederhanakan dan kurikulum merdeka bagi sekolah peng­gerak,”ungkapnya.

Program sekolah penggerak berupaya mewujudkan visi pendidikan Indo­nesia dalam rangka Indonesia maju, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya profil pelajar Pancasila. Program ini fokus pada pengembang­an hasil belajar siswa melalui holistic yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul pada kep­sek dan guru.

MOST READ

BERITA TERBARU

/