alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Proyek Jalan Mantap di Kab Probolinggo Capai 90 Persen

Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Probolinggo terus digalakkan. Termasuk pembangunan jalan mantap yang menjadi Program Bupati-Wakil Bupati Probolinggo. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan pembangunan jalan mantap telah mencapai 90 persen.

——————-

Selama masa kepemimpinan Puput Tantriana Sari dan A. Timbul Prihanjoko, telah banyak jalan dan jembatan di Kabupaten Probolinggo yang diperbaiki. Bahkan, sejauh ini jalan mantap yang belum diperbaiki hanya tersisa 10 persen.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Rahmad Waluyo melalui Kepala Bidang Bina Marga Asrul mengatakan, pada satu tahun periode kedua Bupati-Wabup, pihaknya telah menggarap jalan sepanjang 32,309 kilometer. Jalan digarap bukan melalui pemeliharaan. Melainkan dengan peningkatan jalan. “Ini kami lakukan selama kepemimpinan kedua bupati dan wabup,” ujarnya.

Peningkatan jalan dilakukan karena kondisinya sudah rusak parah, sehingga harus ditingkatkan. Semuanya dilakukan demi memberikan akses transportasi yang lebih baik kepada masyarakat. “Kami selalu berupaya melakukan peningkatan jalan. Terutama jalan yang rusak parah,” ujarnya.

Selain peningkatan, ada pemeliharaan jalan. Pada tahun pertama Bupati-Wabup, ada jalan sepanjang 55,707 kilometer yang telah diperbaiki. Pemeliharaan bertujuan menanggulangi kerusakan yang lebih parah.

“Jika digabung antara peningkatan dan pemeliharaan yang kami tangani selama 2019 ada sekitar 88,016 kilometer. Jumlah itu dari 785,819 kilometer jalan kabupaten yang tersebar di 36 lokasi,” jelasnya.

Bukan hanya jalan kabupaten yang ditangani Dinas PUPR. Jalan dipedesaan juga tidak luput dari peningkatan. Kini, jalan desa yang sudah ditingkatkan mencapai 14,437 kilometer. “Ada juga jalan desa yang tingkatkan,” ujarnya.

 

6 Jembatan Kini Jauh Lebih Kokoh

DIGARAP: Sejumlah pekerja menggarap pembangunan sebuah jembatan di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. (Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo tak hanya fokus melakukan peningkatan dan pemeliharaan jalan. Namun, juga berhasil menyelesaikan perbaikan jembatan. Tahun ini ada enam jembatan yang telah ditangani.

Dari enam jembatan itu, empat di antaranya jembatan kabupaten dan dua lainnya jembatan desa. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Rachmat Waluyo melalui Kepala Bidang Bina Marga Asrul menjelaskan jembatan kabupaten ada dua jenis pengerjaan. Berupa pemeliharaan dan pembangunan.

Ada tiga jembatan yang dilakukan pemeliharaan dan satu jembatan dibangun dari nol. Sejauh ini semuanya telah rampung digarap. “Untuk jembatan pedesaan hanya satu pengerjaan. Yaitu, pembangunan. Jembatan di pedesaan ada dua yang dibangun dan telah selesai semua,” ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat lebih nyaman ketika berkendara. Ia mengaku akan terus memperbaiki sejumlah jalan dan jembatan yang memang perlu diperbaiki. Dengan harapan, semua jalan di Kabupaten Probolinggo bisa mantap sesuai program Bupati. “Ini semua untuk masyarakat Probolinggo. Kami berharap dengan dilakukan perbaikan, akses transportasi bisa lebih nyaman,” ujar Asrul. (*/sid/rud)

Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Probolinggo terus digalakkan. Termasuk pembangunan jalan mantap yang menjadi Program Bupati-Wakil Bupati Probolinggo. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan pembangunan jalan mantap telah mencapai 90 persen.

——————-

Selama masa kepemimpinan Puput Tantriana Sari dan A. Timbul Prihanjoko, telah banyak jalan dan jembatan di Kabupaten Probolinggo yang diperbaiki. Bahkan, sejauh ini jalan mantap yang belum diperbaiki hanya tersisa 10 persen.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Rahmad Waluyo melalui Kepala Bidang Bina Marga Asrul mengatakan, pada satu tahun periode kedua Bupati-Wabup, pihaknya telah menggarap jalan sepanjang 32,309 kilometer. Jalan digarap bukan melalui pemeliharaan. Melainkan dengan peningkatan jalan. “Ini kami lakukan selama kepemimpinan kedua bupati dan wabup,” ujarnya.

Peningkatan jalan dilakukan karena kondisinya sudah rusak parah, sehingga harus ditingkatkan. Semuanya dilakukan demi memberikan akses transportasi yang lebih baik kepada masyarakat. “Kami selalu berupaya melakukan peningkatan jalan. Terutama jalan yang rusak parah,” ujarnya.

Selain peningkatan, ada pemeliharaan jalan. Pada tahun pertama Bupati-Wabup, ada jalan sepanjang 55,707 kilometer yang telah diperbaiki. Pemeliharaan bertujuan menanggulangi kerusakan yang lebih parah.

“Jika digabung antara peningkatan dan pemeliharaan yang kami tangani selama 2019 ada sekitar 88,016 kilometer. Jumlah itu dari 785,819 kilometer jalan kabupaten yang tersebar di 36 lokasi,” jelasnya.

Bukan hanya jalan kabupaten yang ditangani Dinas PUPR. Jalan dipedesaan juga tidak luput dari peningkatan. Kini, jalan desa yang sudah ditingkatkan mencapai 14,437 kilometer. “Ada juga jalan desa yang tingkatkan,” ujarnya.

 

6 Jembatan Kini Jauh Lebih Kokoh

DIGARAP: Sejumlah pekerja menggarap pembangunan sebuah jembatan di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. (Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo tak hanya fokus melakukan peningkatan dan pemeliharaan jalan. Namun, juga berhasil menyelesaikan perbaikan jembatan. Tahun ini ada enam jembatan yang telah ditangani.

Dari enam jembatan itu, empat di antaranya jembatan kabupaten dan dua lainnya jembatan desa. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Rachmat Waluyo melalui Kepala Bidang Bina Marga Asrul menjelaskan jembatan kabupaten ada dua jenis pengerjaan. Berupa pemeliharaan dan pembangunan.

Ada tiga jembatan yang dilakukan pemeliharaan dan satu jembatan dibangun dari nol. Sejauh ini semuanya telah rampung digarap. “Untuk jembatan pedesaan hanya satu pengerjaan. Yaitu, pembangunan. Jembatan di pedesaan ada dua yang dibangun dan telah selesai semua,” ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat lebih nyaman ketika berkendara. Ia mengaku akan terus memperbaiki sejumlah jalan dan jembatan yang memang perlu diperbaiki. Dengan harapan, semua jalan di Kabupaten Probolinggo bisa mantap sesuai program Bupati. “Ini semua untuk masyarakat Probolinggo. Kami berharap dengan dilakukan perbaikan, akses transportasi bisa lebih nyaman,” ujar Asrul. (*/sid/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/