alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Maksimalkan Pelayanan, RSUD Waluyo Jati Bangun Gedung Baru

RSUD Waluyo Jati Kraksaan terus mengembangkan sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya dengan membangun gedung baru. Selain untuk memaksimalkan dan mempercepat pelayanan, pembangunan gedung baru ini untuk melengkapi fasilitas yang sudah ada.

—————

Sejak tahun 2018, RSUD Waluyo Jati mengembangkan layanan kesehatan dengan membangun sejumlah gedung baru. Seperti gedung instalasi bedah sentral dan perawatan intensif.

Gedung baru ini memiliki dua lantai. Lantai satu untuk ruang intensive care unit (ICU). Sementara lantai dua untuk ruang operasi.

MODERN: Kamar operasi Obgyn ini dilengkapi peralatan modern dan disesuaikan standar kamar operasi.

Ruang ICU ini dibangun untuk menggantikan ruang ICU lama. Selain letaknya strategis, ruang untuk pasien dengan penyakit dan cedera serius ini dilengkapi dengan peralatan khusus. Sesuai namanya, di ruangan ini pasien mendapatkan perawatan intensif oleh perawat dan dokter terkait.

Kemudian, ada ruang instalasi bedah sentral atau ruang operasi. Di ruang lantai dua ini, ada enam kamar yang disiapkan untuk pasien.

Di antaranya, operasi kamar (OK) bedah umum, OK THT, OK Mata, OK Ortopedi, dan OK Obgyn (kandungan). Serta, OK Cito (bedah darurat). Kamar operasi ini melengkapi dua kamar operasi sebelumnya yang dibangun pada 1982.

“Pembangunan gedung baru ini sebagai bentuk pelayanan maksimal pada masyarakat. Sebab pasien yang harus dioperasi selama ini banyak. Jadi, dengan adanya gedung baru ini, mereka tidak perlu nunggu lama,” ujar dr. Mansur, M.Mkes, direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Menurutnya, tiap kamar operasi itu telah disesuaikan dengan standar kamar dan pelayanan yang berlaku. Juga ditunjang peralatan medis yang modern. Termasuk, didukung oleh dokter spesialis. Seperti dokter spesialis bedah, THT, mata, ortopedi, dan dokter spesialis obgyn.

“Ahli bedahnya ada dua, ortopedi satu, obgyn tiga, THT dua, dan mata satu spesialis. Di ruangan itu, juga kami siapkan recovery room atau ruang pemulihan setelah melaksanakan proses operasi, sebelum menuju kamar perawatan,” jelasnya.

Sementara itu, tahun ini RSUD Waluyo Jati telah menyelesaikan pembangunan ruang Asoka untuk lantai satu. Ruang rawat inap untuk pasien pra dan pascaoperasi atau bedah ini akan dibangun dengan tiga lantai.

“Alhamdulillah, lantai satu sudah selesai dibangun. Untuk lantai dua dan lantai tiga sedang proses penyelesaian pembangunan. Ruangan ini untuk kasus bedah, kecuali kebidanan,” pungkasnya. (*/uno/hn)

RSUD Waluyo Jati Kraksaan terus mengembangkan sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya dengan membangun gedung baru. Selain untuk memaksimalkan dan mempercepat pelayanan, pembangunan gedung baru ini untuk melengkapi fasilitas yang sudah ada.

—————

Sejak tahun 2018, RSUD Waluyo Jati mengembangkan layanan kesehatan dengan membangun sejumlah gedung baru. Seperti gedung instalasi bedah sentral dan perawatan intensif.

Gedung baru ini memiliki dua lantai. Lantai satu untuk ruang intensive care unit (ICU). Sementara lantai dua untuk ruang operasi.

MODERN: Kamar operasi Obgyn ini dilengkapi peralatan modern dan disesuaikan standar kamar operasi.

Ruang ICU ini dibangun untuk menggantikan ruang ICU lama. Selain letaknya strategis, ruang untuk pasien dengan penyakit dan cedera serius ini dilengkapi dengan peralatan khusus. Sesuai namanya, di ruangan ini pasien mendapatkan perawatan intensif oleh perawat dan dokter terkait.

Kemudian, ada ruang instalasi bedah sentral atau ruang operasi. Di ruang lantai dua ini, ada enam kamar yang disiapkan untuk pasien.

Di antaranya, operasi kamar (OK) bedah umum, OK THT, OK Mata, OK Ortopedi, dan OK Obgyn (kandungan). Serta, OK Cito (bedah darurat). Kamar operasi ini melengkapi dua kamar operasi sebelumnya yang dibangun pada 1982.

“Pembangunan gedung baru ini sebagai bentuk pelayanan maksimal pada masyarakat. Sebab pasien yang harus dioperasi selama ini banyak. Jadi, dengan adanya gedung baru ini, mereka tidak perlu nunggu lama,” ujar dr. Mansur, M.Mkes, direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Menurutnya, tiap kamar operasi itu telah disesuaikan dengan standar kamar dan pelayanan yang berlaku. Juga ditunjang peralatan medis yang modern. Termasuk, didukung oleh dokter spesialis. Seperti dokter spesialis bedah, THT, mata, ortopedi, dan dokter spesialis obgyn.

“Ahli bedahnya ada dua, ortopedi satu, obgyn tiga, THT dua, dan mata satu spesialis. Di ruangan itu, juga kami siapkan recovery room atau ruang pemulihan setelah melaksanakan proses operasi, sebelum menuju kamar perawatan,” jelasnya.

Sementara itu, tahun ini RSUD Waluyo Jati telah menyelesaikan pembangunan ruang Asoka untuk lantai satu. Ruang rawat inap untuk pasien pra dan pascaoperasi atau bedah ini akan dibangun dengan tiga lantai.

“Alhamdulillah, lantai satu sudah selesai dibangun. Untuk lantai dua dan lantai tiga sedang proses penyelesaian pembangunan. Ruangan ini untuk kasus bedah, kecuali kebidanan,” pungkasnya. (*/uno/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/