alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Mengurai Sampah yang Terus Menggunung di Kota Probolinggo

Sampah menjadi persoalan yang tidak ada habisnya. Tidak hanya di kota besar, juga di daerah. Jumlah dan aktivitas penduduk yang terus meningkat membuat produksi sampah meningkat pula. Salah satu eksesnya, bisa muncul tempat penampungan sementara (TPS) liar.

 

Sampah di Kota Probolinggo juga selalu menjadi masalah hampir setiap tahun. Salah satunya, karena kapasitas TPA Bestari di Jalan Anggrek, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, yang terbatas.

Saat ini, sampah yang masuk ke TPA Bestari per hari mencapai 70 ton. Dengan jumlah itu, cel tiga yang baru dibangun pada 2021 sudah terisi 80 persen. Diperkirakan, akhir tahun ini cel tiga akan penuh. Padahal, cel tiga ini ditaksir mampu menampung sampai waktu 2-3 tahun sejak dibangun.

Kabid Pengolahan dan Penanganan Sampah pada DLH Kota Probolinggo Sunjoto menjelaskan, cel tiga memiliki luas 4.200 meter persegi. Dalam kajian awal, cel tiga ini diperkirakan dapat menampung sampah selama 2-3 tahun mendatang.

Perkiraan tersebut didasarkan pada fakta saat itu bahwa jumlah sampah yang masuk ke TPA Bestari mencapai 65 ton per hari. Namun saat ini, sampah yang masuk ke TPA Bestari sudah mencapai 70 ton per hari.

“Karena volume sampah yang bertambah cepat, saat ini cel tiga sudah terisi 80 persen. Artinya, sudah overload dari perhitungan awal. Dan diprediksi pada akhir tahun ini cel tiga sudah penuh,” terang Sunjoto.

Kondisi itu bisa menyebabkan muncul TPS liar. Namun, bagi Sunjoto, munculnya TPS liar lebih berkaitan dengan kesadaran masyarakat.

Sampah menjadi persoalan yang tidak ada habisnya. Tidak hanya di kota besar, juga di daerah. Jumlah dan aktivitas penduduk yang terus meningkat membuat produksi sampah meningkat pula. Salah satu eksesnya, bisa muncul tempat penampungan sementara (TPS) liar.

 

Sampah di Kota Probolinggo juga selalu menjadi masalah hampir setiap tahun. Salah satunya, karena kapasitas TPA Bestari di Jalan Anggrek, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, yang terbatas.

Saat ini, sampah yang masuk ke TPA Bestari per hari mencapai 70 ton. Dengan jumlah itu, cel tiga yang baru dibangun pada 2021 sudah terisi 80 persen. Diperkirakan, akhir tahun ini cel tiga akan penuh. Padahal, cel tiga ini ditaksir mampu menampung sampai waktu 2-3 tahun sejak dibangun.

Kabid Pengolahan dan Penanganan Sampah pada DLH Kota Probolinggo Sunjoto menjelaskan, cel tiga memiliki luas 4.200 meter persegi. Dalam kajian awal, cel tiga ini diperkirakan dapat menampung sampah selama 2-3 tahun mendatang.

Perkiraan tersebut didasarkan pada fakta saat itu bahwa jumlah sampah yang masuk ke TPA Bestari mencapai 65 ton per hari. Namun saat ini, sampah yang masuk ke TPA Bestari sudah mencapai 70 ton per hari.

“Karena volume sampah yang bertambah cepat, saat ini cel tiga sudah terisi 80 persen. Artinya, sudah overload dari perhitungan awal. Dan diprediksi pada akhir tahun ini cel tiga sudah penuh,” terang Sunjoto.

Kondisi itu bisa menyebabkan muncul TPS liar. Namun, bagi Sunjoto, munculnya TPS liar lebih berkaitan dengan kesadaran masyarakat.

MOST READ

BERITA TERBARU

/