alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Misteri Air Terjun Coban Kebo Glundung di Tretes, View Menawan tapi Rawan

Sementara untuk menuju Coban Centong sendiri, jaraknya justru lebih jauh dari gapura masuk. Yaitu, sekitar 750 meter.

Yunus Haddy Key, ketua RT setempat di Lingkungan Pesanggrahan menambahkan, pengunjung memang harus melewati hulu Coban Kebo Glundung sebelum menuju Coban Centong. Mereka yang tidak tahu kadang mengira, hulu Kebo Glundung itu tidak lain Coban Centong.

“Jadi walaupun Kebo Glundung ini tidak pernah dibuka, wisatawan pasti melewati hulu Kebo Glundung saat akan ke Coban Centong. Mereka yang tidak tahu, mengira itulah Coban Centong. Padahal bukan,” tambah Key, panggilannya.

Dan di hulu Kebo Glundung inilah, petaka sering terjadi. Rata-rata pengunjung kepincut dengan view menawan di Coban Kebo Glundung. Lalu mereka swafoto dan main air.

“Akhirnya terpeleset dan jatuh. Sebab, bebatuan di sana memang licin. Kebanyakan begitu itu kejadiannya,” tutur Key.

Meskipun sebenarnya, pengunjung dan siapapun dilarang berada di bibir hulu air terjunnya. Perhutani bahkan sudah memasang larangan resmi. Termasuk, pernah dipasang police line, pagar kawat berduri dan lainnya di bibir hulu air terjun Coban Kebo Glundung. (rizal f. syatori/hn)

Sementara untuk menuju Coban Centong sendiri, jaraknya justru lebih jauh dari gapura masuk. Yaitu, sekitar 750 meter.

Yunus Haddy Key, ketua RT setempat di Lingkungan Pesanggrahan menambahkan, pengunjung memang harus melewati hulu Coban Kebo Glundung sebelum menuju Coban Centong. Mereka yang tidak tahu kadang mengira, hulu Kebo Glundung itu tidak lain Coban Centong.

“Jadi walaupun Kebo Glundung ini tidak pernah dibuka, wisatawan pasti melewati hulu Kebo Glundung saat akan ke Coban Centong. Mereka yang tidak tahu, mengira itulah Coban Centong. Padahal bukan,” tambah Key, panggilannya.

Dan di hulu Kebo Glundung inilah, petaka sering terjadi. Rata-rata pengunjung kepincut dengan view menawan di Coban Kebo Glundung. Lalu mereka swafoto dan main air.

“Akhirnya terpeleset dan jatuh. Sebab, bebatuan di sana memang licin. Kebanyakan begitu itu kejadiannya,” tutur Key.

Meskipun sebenarnya, pengunjung dan siapapun dilarang berada di bibir hulu air terjunnya. Perhutani bahkan sudah memasang larangan resmi. Termasuk, pernah dipasang police line, pagar kawat berduri dan lainnya di bibir hulu air terjun Coban Kebo Glundung. (rizal f. syatori/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/