alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 28 January 2022

Pandemi, Jumlah Siswa SDN-SMPN di Kab Pasuruan Menurun

Yakni di SDN Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan dan SDN Tawangrejo 2, Kecamatan Pandaan. Di dua lembaga ini, jumlah siswa turun sampai 24 – 30 siswa. Setara dengan satu rombongan belajar atau rombel.

Akibatnya, jumlah rombel di dua SDN itu berkurang. Semula, tiga SDN itu masing-masing memiliki tiga rombel. Namun, di tahun ajaran baru 2021, hanya ada dua rombel.

“Kalau Sekolah Dasar yang lain, memang ada yang juga berkurang jumlah siswanya dibandingkan tahun ajaran baru sebelumnya. Tapi, tidak sesignifikan di dua SD tersebut,” lanjutnya.

Penurunan signifikan terjadi di tingkat SMP Negeri di Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan data, jumlah SMP di Kabupaten Pasuruan ada 63 lembaga. Dari jumlah itu, enam lembaga SMP Negeri jumlah siswanya turun tajam. Bahkan, sampai membuat jumlah rombelnya berkurang.

Antara lain, SMPN 2 Gondangwetan, SMPN Lekok, SMPN 2 Lumbang, SMPN 2 Nguling. Lalu, SMPN 1 Prigen dan SMPN 1 Rejoso.

Rata-rata, jumlah siswa di enam SMP Negeri itu berkurang 24 – 56 siswa. Setara dengan satu rombel. Dampaknya, enam sekolah itu kekurangan masing-masing satu rombel dibanding tahun ajaran sebelumnya.

Syafi’i mengatakan, turunnya jumlah siswa di sekolah-sekolah tersebut tidak lepas dari pengaruh Pandemi Covid-19. Pada awal tahun ajaran baru, sistem pendidikan masih diberlakukan daring. Sehingga mempengaruhi pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah.

Yakni di SDN Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan dan SDN Tawangrejo 2, Kecamatan Pandaan. Di dua lembaga ini, jumlah siswa turun sampai 24 – 30 siswa. Setara dengan satu rombongan belajar atau rombel.

Akibatnya, jumlah rombel di dua SDN itu berkurang. Semula, tiga SDN itu masing-masing memiliki tiga rombel. Namun, di tahun ajaran baru 2021, hanya ada dua rombel.

“Kalau Sekolah Dasar yang lain, memang ada yang juga berkurang jumlah siswanya dibandingkan tahun ajaran baru sebelumnya. Tapi, tidak sesignifikan di dua SD tersebut,” lanjutnya.

Penurunan signifikan terjadi di tingkat SMP Negeri di Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan data, jumlah SMP di Kabupaten Pasuruan ada 63 lembaga. Dari jumlah itu, enam lembaga SMP Negeri jumlah siswanya turun tajam. Bahkan, sampai membuat jumlah rombelnya berkurang.

Antara lain, SMPN 2 Gondangwetan, SMPN Lekok, SMPN 2 Lumbang, SMPN 2 Nguling. Lalu, SMPN 1 Prigen dan SMPN 1 Rejoso.

Rata-rata, jumlah siswa di enam SMP Negeri itu berkurang 24 – 56 siswa. Setara dengan satu rombel. Dampaknya, enam sekolah itu kekurangan masing-masing satu rombel dibanding tahun ajaran sebelumnya.

Syafi’i mengatakan, turunnya jumlah siswa di sekolah-sekolah tersebut tidak lepas dari pengaruh Pandemi Covid-19. Pada awal tahun ajaran baru, sistem pendidikan masih diberlakukan daring. Sehingga mempengaruhi pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah.

MOST READ

BERITA TERBARU