24.7 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Dinsos Kota Pasuruan Buat Pelatihan bagi Mantan ODGJ

PASURUAN, Radar Bromo-Para mantan penyandang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Pasuruan tidak dibiarkan begitu saja. Pemkot Pasuruan membuat pelatihan bagi mereka. Tujuannya agar mereka memiliki keterampilan dan memiliki usaha. Senin (7/11) misalnya, ada 30 mantan ODGJ yang dilatih Pemkot Pasuruan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat menjelaskan, pelatihan kepada mantan penyandang ODGJ akan membuat mereka nantinya punya kemampuan untuk mandiri. Saat pelatihan Senin (7/11) itu, mereka diajari membuat telor asin.

“Mantan penyandang ODGJ ini kami latih agar mereka bisa mandiri,” katanya.

Kokoh mengaku, kegiatan tersebut merupakan salah satu program Dinsos. Dalam setahun ada dua kegiatan pemberdayaan bagi mantan penyandang ODGJ. Bukan hanya pelatihan, tapi juga pembinaan.

Sementara itu, di Pemkab Pasuruan pelatihan semacam ini belum ada. Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan Suwito Adi menjelaskan, sementara ini pihaknya fokus dalam penanganan rehabilitasi. “Kalau untuk pelatihan belum. Kami sementara fokus penanganan rehabnya,” ungkapnya. (sid/hn)

PASURUAN, Radar Bromo-Para mantan penyandang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Pasuruan tidak dibiarkan begitu saja. Pemkot Pasuruan membuat pelatihan bagi mereka. Tujuannya agar mereka memiliki keterampilan dan memiliki usaha. Senin (7/11) misalnya, ada 30 mantan ODGJ yang dilatih Pemkot Pasuruan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat menjelaskan, pelatihan kepada mantan penyandang ODGJ akan membuat mereka nantinya punya kemampuan untuk mandiri. Saat pelatihan Senin (7/11) itu, mereka diajari membuat telor asin.

“Mantan penyandang ODGJ ini kami latih agar mereka bisa mandiri,” katanya.

Kokoh mengaku, kegiatan tersebut merupakan salah satu program Dinsos. Dalam setahun ada dua kegiatan pemberdayaan bagi mantan penyandang ODGJ. Bukan hanya pelatihan, tapi juga pembinaan.

Sementara itu, di Pemkab Pasuruan pelatihan semacam ini belum ada. Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan Suwito Adi menjelaskan, sementara ini pihaknya fokus dalam penanganan rehabilitasi. “Kalau untuk pelatihan belum. Kami sementara fokus penanganan rehabnya,” ungkapnya. (sid/hn)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/