PAJARAKAN, Radar Bromo - Memasuki Ramadan, di wilayah hukum Polres Probolinggo, tidak berarti bersih dari aksi balap sejumlah pemuda. Tak heran warga resah.
Syukur, kepolisian bisa sigap. Setiap ada laporan balap liar, mereka segera turun membubarkan dan mengamankan yang melanggar.
Seperti terjadi Jumat (20/2) sore, di ruas jalan Desa Sumberan, Kecamatan Besuk. Sejumlah pemuda menggelar balap liar tanpa memperhatikan kenyamanan warga.
Karena itu, warga pun melapor ke kepolisian. “Laporan tersebut langsung kami tanggapi,” ujar Kasat Samapta Polres Probolinggo, AKP Didik Siswanto.
Tim Patroli Polres Probolinggo mendatangi lokasi. Mengetahui kedatangan polisi, sekelompok pemuda yang sedang balap liar langsung panik. Namun, kepolisian masih berhasil mengamankan 21 unit sepeda motor.
Puluhan motor ini diamankan, karena digunakan balap liar dan tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
Ada juga kendaraan yang tidak sesuai standar teknis dan pemiliknya tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan (STNK). Motor tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Probolinggo.
Pelaku dan penonton juga dibawa ke Mapolres Probolinggo untuk didata dan dibina.
Orang tua masing-masing turut dipanggil, guna diberikan pemahaman agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.
“Bila nanti mereka mengulangi perbuatannya lagi, kami akan tindak lebih tegas sesuai ketentuan hukum,” ujar Didik. (ar/rud)
Editor : Fahreza Nuraga