Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perahu Terbalik Diterjang Ombak, Nelayan Kalibuntu Kraksaan Probolinggo Belum Ditemukan

Achmad Arianto • Minggu, 22 Februari 2026 | 20:49 WIB

SISIR PANTAI: Petugas menyisir Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, mencari keberadaan Mat Tinggal.
SISIR PANTAI: Petugas menyisir Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, mencari keberadaan Mat Tinggal.
 

KRAKSAAN, Radar Bromo-Insiden nelayan hilang kembali terjadi. Kali ini kecelakaan air menimpa nelayan asal Dusun Sembilang 2, Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Mat Tinggal, 62 yang tengah melaut sampai Minggu petang (22/2) belum ditemukan.

Ia dihantam ombak ketika hendak pulang selepas berburu cumi-cumi di Perairan Kalibuntu.

Kapal yang dinaiki Mat Tinggal bersama dua rekannya dihantam gelombang hingga terbalik dan tenggelam, Sabtu (21/2) malam.

Dua rekannya berhasil menyelamatkan diri, sementara Mat Tinggal sejauh ini belum diketahui keberadaannya.

Informasi yang dihimpun, Mat Tinggal bersama dua rekannya Edi, 62, dan Jupri, 40, berangkat dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kalibuntu, Sabtu (21/2), sekitar pukul 15.30.

Para warga Dusun Sembilang 2, Desa Kalibuntu, ini menggunakan perahu fiber KMN Sinar Barokah Jaya. Mereka hendak berburu cumi-cumi.

“Mereka berangkat menggunakan kapal milik Edi. Awal berangkat cuacanya bagus,” ujar Kepala Desa Kalibuntu, Khairul Anam.

Sekitar pukul 23.30, mereka merasa cukup menangkap cumi-cumi dan hendak kembali ke TPI Kalibuntu.

Saat berlayar di pertengahan jalan menuju TPI Kalibuntu, mendadak diterjang gelombang tinggi. Nahas, gelombang membalikkan KMN Sinar Barokah Jaya.

Edi dan Jufri berusaha menyelamatkan diri menggunakan jeriken. Mereka berenang ke arah TPI Kalibuntu.

Sementara, Mat Tinggal, hilang. Ia tidak muncul ke permukaan. “Setelah kejadian,  kedua korban mendatangi saya. Saya kaget, lalu melanjutkan laporan tersebut ke Camat, TNI-AL, dan Satpolair,” terangnya.

Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP I Wayan Mulyana mengatakan, pihaknya telah mendata korban, saksi, dan pemilik perahu.

Juga berkoordinasi dengan instansi terkait, meliputi BPBD Kabupaten Probolinggo dan Basarnas Pos SAR Jember untuk pelaksanaan operasi SAR.

“Koordinasi sudah kami lakukan karenanya selama pencarian anak hanyut di Paiton. Kami juga mencari nelayan hilang,” tuturnya.

Wayan mengatakan, langkah ini diambil dengan mempertimbangkan bahwa arus air laut mengarah ke timur. Sayang pencarian yang dilakukan belum berhasil.

“Karena TKP tenggelamnya nelayan di Perairan Paiton dan muara sungai juga mengarah laut Perairan Paiton, maka petugas langsung mencari dua-duanya,” jelasnya. (ar/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#nelayan hilang #kalibuntu #perahu terbalik #ombak #tim sar #probolinggo #Kraksaan