Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Target 6.000 Hewan Bisa Dipotong di RPH Kabupaten Probolinggo Sebelum Ganti Tahun

Achmad Arianto • Selasa, 2 Desember 2025 | 17:25 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

DRINGU, Radar Bromo - Retribusi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) masih menjadi perhatian serius dinas pertanian (diperta) Kabupaten Probolinggo.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal sampai tutup tahun, ditargetkan 6.000 hewan terpotong di RPH.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan, saat ini diperta mengejar realisasi RPH pada 6 RPH meliputi RPH Gading, Besuk, Krejengan, Maron, Banyuanyar, dan Leces yang belum sesuai harapan.

Petugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap melakukan pemotongan hewan di RPH terdekat.

Sebab petugas pemotongan sudah tersertifikasi sehingga lebih terjamin keamanannya, sehat, utuh dan halal (ASUH).

Petugas juga telah memberikan surat teguran pada pelaku usaha yang membandel melakukan pemotongan di luar RPH.

Agar tetap melakukan pemotongan di RPH serta berkoordinasi dengan Satpol-PP dan polisi untuk melakukan penertiban tempat pemotongan hewan yang tak memiliki izin.

“Sampai dengan akhir tahun kami targetkan 6.000 hewan dipotong di RPH. Saat ini masih kami upayakan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pemotongan hewan di RPH tidak bisa diprediksi. Sebab banyak hal yang menjadi alasan masyarakat melakukan pemotongan di RPH.

Mulai dari tingkat ekonomi dan daya beli masyarakat pada daging masih rendah. Sehingga konsumsi masyarakat pada kebutuhan daging mengalami penurunan.

Selain itu masih banyak ditemukan masyarakat atau pelaku usaha yang melakukan pemotongan hewan di luar RPH. Sehingga membuat pengguna jasa pemotongan hewan di RPH menjadi rendah.

“Evaluasi secara berkala kami lakukan agar sampai dengan tutup tahun perolehannya lebih maksimal,” bebernya. (ar/fun)

Editor : Abdul Wahid
#retribusi #peternakan #rph