Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemkab Probolinggo Bakal Kembali Geser Eselon III dan IV, saat Ini Ratusan ASN Akan Jalani Profiling

Agus Faiz Musleh • Jumat, 14 November 2025 | 00:05 WIB
MASIH ADA KEKOSONGAN: Proses pelantikan pejabat eselon III dan IV yang digelar Pemkab Probolinggo awal Oktober lalu.
MASIH ADA KEKOSONGAN: Proses pelantikan pejabat eselon III dan IV yang digelar Pemkab Probolinggo awal Oktober lalu.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo akan kembali melakukan pengisian jabatan dan pergeseran pejabat di lingkungan ASN eselon III dan IV.

Langkah ini dilakukan untuk menutup sejumlah posisi yang masih kosong setelah asesmen sebelumnya dinyatakan belum memenuhi syarat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, mengatakan bahwa hasil asesmen terakhir menunjukkan masih ada beberapa jabatan yang belum terisi karena sejumlah peserta tidak memenuhi persyaratan.

“Memang kemarin (pada saat mutasian eselon III-IV,red) ada beberapa posisi yang belum terisi karena saat asesmen, sebagian peserta tidak memenuhi syarat di BKN. Otomatis berdampak ke jabatan yang lain, jadi muncul efek domino,” terang Ugas, Kamis (13/11).

Menurutnya, asesmen tambahan akan digelar untuk memastikan seluruh formasi eselon III dan IV dapat terisi. “Nanti akan ada asesmen lagi untuk mengisi slot yang kosong. Tujuannya supaya tidak ada jabatan yang dibiarkan kosong,” ujarnya.

Ugas menegaskan, pengisian tersebut tidak hanya menyasar jabatan yang kosong. Tetapi juga akan diikuti dengan pergeseran dan penyegaran posisi bagi sejumlah pejabat.

Namun, ia menekankan bahwa jumlah jabatan yang terdampak tidak terlalu banyak. “Tidak banyak, hanya beberapa jabatan saja. Karena sebagian besar sudah terisi, yang kosong ini tinggal sedikit. Sekaligus  untuk pergeseran,” tambahnya.

Ketika ditanya soal waktu pelaksanaan, Ugas menyebut bahwa proses tersebut masih menunggu keputusan dan izin dari bupati.

“Kalau bulan ini belum, karena masih menunggu keputusan bupati. Tapi rencananya memang dalam waktu dekat akan dilakukan pengisian dan pergeseran itu,” katanya.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses pengisian jabatan akan dilakukan sesuai ketentuan dan mendapat rekomendasi dari BKN.

“Kalau sudah ada rekomendasi dari BKN, baru bisa dilanjut. Tapi sebelum ada izin dari Menteri Dalam Negeri, pelantikan belum bisa dilakukan,” tegas Ugas.

Seperti diberitakan sebelumnya, bupati Probolinggo Mohammad Haris telah melantik 130 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo yang terdiri dari 69 Pejabat Administrator (Eselon III) dan 61 Pejabat Pengawas (Eselon IV). Acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan ini digelar di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Senin (6/10).

Di sisi lain, sebanyak 400 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Probolinggo menjalani kegiatan Profiling Pro ASN atau pemetaan manajemen talenta. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo menggelarnya mulai Senin (17/11) hingga Rabu (19/11).

Profiling diikuti para pejabat struktural yang belum pernah mengikuti asesmen serta ASN dari jabatan fungsional.

Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Kabupaten Probolinggo, Amdika Martin Nugroho mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk mengetahui kompetensi dan potensi setiap ASN di lingkungan pemkab. “Profiling Pro ASN ini merupakan bagian dari pemetaan manajemen talenta. Tujuannya untuk mengetahui kompetensi teman-teman ASN,” jelas Amdika, Kamis (13/11).

Menurutnya, hasil dari profiling ini nantinya akan menjadi salah satu dasar pertimbangan dalam proses mutasi, promosi, maupun pergeseran jabatan di masa mendatang.

“Kompetensi yang terpetakan dari kegiatan ini bisa menjadi bekal bagi ASN sendiri ketika nanti ada mutasi atau pergeseran jabatan,” ujarnya.

Amdika menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk persiapan Pemkab Probolinggo dalam mewujudkan sistem manajemen ASN berbasis meritokrasi. “Yang jelas, profiling ASN ini untuk memetakan kompetensi agar pengisian jabatan di kemudian hari benar-benar sesuai dengan kemampuan dan potensi pegawai,” tegasnya.

Amdika melanjutkan, kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan metode asesmen dan pengukuran kompetensi yang melibatkan asesor profesional. “Kegiatannya berlangsung selama tiga hari, mulai Senin sampai Rabu. Pesertanya sekitar 400 ASN dari berbagai perangkat daerah,” terang Amdika.

BKPSDM menargetkan seluruh ASN yang belum pernah mengikuti asesmen dapat mengikuti kegiatan serupa secara bertahap hingga seluruh pegawai memiliki profil kompetensi yang lengkap. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#mutasi #pemkab probolinggo #jabatan #eselon IV #rotasi