Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tiga Ruas Jalan di Kabupaten Probolinggo Ini Langganan Jadi Arena Balap Liar, Jadi Atensi Polisi

Achmad Arianto • Jumat, 29 Maret 2024 | 02:53 WIB
FAVORIT: Beberapa pengendara motor melintas di ruas Jalan Panglima Sudirman Kraksaan. Ruas jalan ini masih jadi tempat favorit balap liar. (Arianto/ Radar Bromo)
FAVORIT: Beberapa pengendara motor melintas di ruas Jalan Panglima Sudirman Kraksaan. Ruas jalan ini masih jadi tempat favorit balap liar. (Arianto/ Radar Bromo)

PAJARAKAN, Radar Bromo – Tiga ruas jalan di Kabupaten Probolinggo ini kerap menjadi arena balap motor liar.

Dua ruas jalan di antaranya sudah dirazia. Kini, pihak kepolisian terus memantau tiga ruas jalan itu.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan Sat Samapta Polres Probolinggo, tiga ruas jalan itu ada di Kraksaan, Besuk, dan Gending.

Yaitu, ruas jalan Desa Sumberan, Kecamatan Besuk; ruas Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Kraksaan; dan ruas jalan exit tol Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.

Kasat Samapta Polres Probolinggo AKP Siswandi mengatakan, segala bentuk gangguan keamanan dan kenyamanan yang terjadi selama Ramadan menjadi atensi satuannya.

Karena itu, pihaknya menindak tegas setiap aktivitas yang menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat. Termasuk balap liar.

“Apa pun bentuk aktivitas yang mengakibatkan keresahan akan kami tindak. Terlebih saat ini bulan Ramadan harus kondusif,” katanya.

Saat ini, menurutnya, ada tiga ruas jalan yang dijadikan arena balap liar. Dua di antaranya sudah dirazia.

Dari razia tersebut, polisi mengamankan puluhan motor. Baik motor milik peserta balap liar.

Juga motor milik penonton yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Semuanya lantas diamankan ke Mapolres Probolinggo.

“Di jalan Kecamatan Besuk kami mengamankan 60 motor, sementara di Kecamatan Kraksaan ada 22 motor tidak sesuai spesifikasi teknis yang kami amankan. Untuk Gending sudah kami razia, namun belum mendapatkan hasil,” tandasnya.

Meski demikian, menurutnya, tidak hanya tiga ruas jalan itu saja yang menjadi atensi. Tapi, semua ruas jalan yang kerap dijadikan arena balap liar.

Karena itulah, saat ada laporan perihal balap liar, penyelidikan akan dilakukan.

Selanjutnya, jika ditemukan balap liar, polisi akan melakukan razia dan mengamankan pelaku bersama barang bukti.

“Saat ini baru tiga ruas jalan. Kami mendapatkan informasi ada beberapa ruas jalan lainnya yang kerap dijadikan tempat balapan. Ini masih kami pantau,” jelasnya. (ar/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#jalan kabupaten probolinggo #polres probolinggo #balap liar