KRAKSAAN, Radar Bromo - Kabupaten Probolinggo belum bisa bersih dari praktik prostitusi liar. Sejauh ini, banyak pekerja seks komersial (PSK) yang beroperasi di warung remang-remang.
Kini, ada enam kecamatan yang menjadi perhatian serius Satpol PP Kabupaten Probolinggo.
Di enam kecamatan ini, masih terdapat warung yang menyediakan “layanan” plus-plus. Di antaranya, Kecamatan Paiton, Besuk, Kraksaan, Tegalsiwalan, Leces, dan Wonomerto.
“Data tersebut kami dapat dari hasil pemantauan dan laporan masyarakat. Sebelumnya ada tujuh, hanya saja satu sudah tutup. Yakni, di Kecamatan Lumbang,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto.
Di enam kecamatan itu, setiap wilayah ada yang terdapat lebih dari satu warung remang-remang. Bahkan, ada yang sampai 6 warung. Semuanya terus dipantau untuk dilakukan operasi penyakit masyarakat.
“Maaf, kami tidak bisa memberi tahu kapan dan di mana lokasinya yang akan dilakukan operasi pekat. Sebab, terkadang informasi tersebut bocor. Akhirnya PSK-nya tidak ada di lokasi,” ujarnya.
Yang jelas, kata Sugeng, menjelang perayaan Tahun Baru 2024, Satpol PP akan melakukan operasi. Tujuannya, untuk menjaga ketertiban dari penyakit masyarakat.
“Tentu kami tetap utamakan pendekatan persuasif guna menjaga ketertiban di tengah-tengah masyarakat,” katanya. (mu/rud)
6 KECAMATAN DIPANTAU
- Paiton
- Besuk
- Kraksaan
- Tegalsiwalan
- Leces
- Wonomerto