Ramainya pembeli mulai terasa sejak memasuki pertengahan Ramadan. Setiap hari banyak pedagang yang mampu menjual puluhan pakaian. Seperti diungkap salah satu pedagang pakaian di Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Norma.
“Bisa puluhan potong pakaian setiap harinya. Alhamdulillah, selama Ramadan ini cukup ramai pembeli,” ujarnya.
Dengan meningkatnya pembeli, omzet yang didapatkan pedagang cukup tinggi. Saban hari rata-rata mencapai Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta. “Alhamdulillah, bisa sampai Rp 2 juta per hari. Sekarang momennya pas. Menjelang Lebaran,” ujar pedagang pakaian di Pasar Semampir, Iin Hardianti.
Keduanya sepakat, Ramadan benar-benar penuh berkah. Sebab, pada hari-hari biasa pengunjung pedagang pakaian sangat sepi. Bahkan, kadang dalam sehari dagangannya tak laku sama sekali. “Kalau hari-hari biasa sepi sekali. Seharian kadang gak ada yang laku,” ujar Iin.
Sepinya pembeli lantaran banyaknya masyarakat yang berbelanja pakaian secara online. “Namun, yang namanya rezeki kan sudah diatur. Mestinya harus disyukuri. Rezeki gak akan tertukar," katanya.
Kepala Pasar Semampir Joeli Santoso membenarkan, pengunjung kios pakaian cukup meningkat. Namun, masih kalah dibanding dengan tahun lalu.
“Faktornya banyak, salah satunya dampak dari online shop yang saat ini mudah diakses. Namun, di pasar masih menjadi jujukan saat menjelang Lebaran. Sebab, di pasar tradisional bisa tawar menawar,” katanya. (mu/rud)
Editor : Ronald Fernando