alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Semprot Wilayah Berzona Merah Pakai Mobil Gunner

KRAKSAAN, Radar Bromo – Hingga kini Covid-19 di Kabupaten Probolinggo masih belum menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Masih ada sejumlah kecamatan yang masuk zona merah. Guna menekan angka Covid-19, Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur melakukan penyemprotan wilayah Kraksaan Jumat (30/7) pagi.

Penyemprotan dilaksanakan dengan menggunakan sebuah mobil gunner milik PMI Provinsi Jawa Timur yang diisi dengan cairan disinfektan sebanyak 5.000 liter. Kendaraan PMI yang didesain untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara masif dengan metode pengkabutan.

Target penyemprotan meliputi jalur pantura dan jalan utama sekitar kecamatan Kraksaan hingga kecamatan Paiton. Tidak hanya itu sepanjang jalur yang memiliki fasilitas Publik turut menjadi sasaran penyemprotan. Sebab memiliki potensi transmisi virus yang cukup banyak karena aktivitas masyarakat yang sangat padat.

Mobil gunner tersebut akan melakukan penyemprotan selama dua hari di Kabupaten Probolinggo. Hari ini (31/7) penyemprotan sedianya akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Dringu. Nantinya jika penyemprotan masih dirasa memungkinkan wilayah penyemprotan akan diperluas hingga Kecamatan Gending dan Sumberasih.

“Penyemprotan akan dilaksanakan selama dua hari. Penanganan pandemi Covid-19 melalui penyemprotan disinfektan secara masif di tengah lingkungan masyarakat dan fasilitas umum, utamanya di wilayah zona merah penyebaran Covid-19,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono.

Lanjutnya lonjakan kasus Covid-19 dengan angka kematian yang cukup tinggi. Pihaknya terus berupaya melakukan langkah strategis agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga mampu meminimalisir dampak yang lebih serius pada semua sektor kehidupan masyarakat. Karenanya dibutuhkan kebersamaan dan perlu kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat.

“Kami membutuhkan kebersamaan dengan segenap elemen masyarakat. Karena kuncinya hanya itu, jika bisa melaksanakan dengan baik maka pandemi akan segera berakhir,” bebernya. (ar/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Hingga kini Covid-19 di Kabupaten Probolinggo masih belum menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Masih ada sejumlah kecamatan yang masuk zona merah. Guna menekan angka Covid-19, Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur melakukan penyemprotan wilayah Kraksaan Jumat (30/7) pagi.

Penyemprotan dilaksanakan dengan menggunakan sebuah mobil gunner milik PMI Provinsi Jawa Timur yang diisi dengan cairan disinfektan sebanyak 5.000 liter. Kendaraan PMI yang didesain untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara masif dengan metode pengkabutan.

Target penyemprotan meliputi jalur pantura dan jalan utama sekitar kecamatan Kraksaan hingga kecamatan Paiton. Tidak hanya itu sepanjang jalur yang memiliki fasilitas Publik turut menjadi sasaran penyemprotan. Sebab memiliki potensi transmisi virus yang cukup banyak karena aktivitas masyarakat yang sangat padat.

Mobil gunner tersebut akan melakukan penyemprotan selama dua hari di Kabupaten Probolinggo. Hari ini (31/7) penyemprotan sedianya akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Dringu. Nantinya jika penyemprotan masih dirasa memungkinkan wilayah penyemprotan akan diperluas hingga Kecamatan Gending dan Sumberasih.

“Penyemprotan akan dilaksanakan selama dua hari. Penanganan pandemi Covid-19 melalui penyemprotan disinfektan secara masif di tengah lingkungan masyarakat dan fasilitas umum, utamanya di wilayah zona merah penyebaran Covid-19,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono.

Lanjutnya lonjakan kasus Covid-19 dengan angka kematian yang cukup tinggi. Pihaknya terus berupaya melakukan langkah strategis agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga mampu meminimalisir dampak yang lebih serius pada semua sektor kehidupan masyarakat. Karenanya dibutuhkan kebersamaan dan perlu kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat.

“Kami membutuhkan kebersamaan dengan segenap elemen masyarakat. Karena kuncinya hanya itu, jika bisa melaksanakan dengan baik maka pandemi akan segera berakhir,” bebernya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/