alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Inovasi Bumi Kraksaan Makin Diminati Masyarakat Probolinggo

INOVASI Bumi Kraksaan telah diterapkan sejumlah masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Di antaranya di Kecamatan Leces, Gending dan Kecamatan Pajarakan.

Salah satunya Abdurrohim, Warga Desa Curahsawo, Kecamatan Gending. Sebelumnya, ia adalah seorang karyawan tambak udang intensif. Pandemi Covid-19 membuat, pria 38 tahun itu terkena PHK.

Abdurohim mengatakan, Inovasi Bumi Kraksaan sudah ia aplikasikan dengan membuat kolam sejak sekitar 1 tahun yang lalu bersama enam orang lainnya. Masing-masing memiliki kolam sendiri. Mereka adalah warga Desa Curahsawo dan Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.

“Manfaatnya banyak. Istilahnya inovasi ini sudah berhasil membuka lapangan pekerjaan,” katanya.

Sejauh ini ada sebanyak 8 kolam bidudaya ikan vannamei yang sudah dibuat di desa setempat. Kolam-kolam itu dikelola 6 orang tersebut. Menurutnya, niat masyarakat setempat untuk membudidaya ikan vaname terus bermunculan.

“Ini ada 3 kolam baru yang masih proses milik dua orang. Mereka adalah orang baru. Mungkin mereka tertarik dan tergiur setelah mendengar hasil yang didapatkan dari budi daya udang vaname ini,” sebutnya.

Ia mengatakan, budidaya udang vaname di desanya tidak terlepas dari adanya pelatihan budidaya udang vaname dengan sistem Bumi Kraksaan. Selanjutnya, ia mengaplikasikan Bumi Kraksaan dengan membuat kolam seluas 7 x 6 meter dengan kedalaman 0,5 meter di samping rumahnya.

INOVASI Bumi Kraksaan telah diterapkan sejumlah masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Di antaranya di Kecamatan Leces, Gending dan Kecamatan Pajarakan.

Salah satunya Abdurrohim, Warga Desa Curahsawo, Kecamatan Gending. Sebelumnya, ia adalah seorang karyawan tambak udang intensif. Pandemi Covid-19 membuat, pria 38 tahun itu terkena PHK.

Abdurohim mengatakan, Inovasi Bumi Kraksaan sudah ia aplikasikan dengan membuat kolam sejak sekitar 1 tahun yang lalu bersama enam orang lainnya. Masing-masing memiliki kolam sendiri. Mereka adalah warga Desa Curahsawo dan Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.

“Manfaatnya banyak. Istilahnya inovasi ini sudah berhasil membuka lapangan pekerjaan,” katanya.

Sejauh ini ada sebanyak 8 kolam bidudaya ikan vannamei yang sudah dibuat di desa setempat. Kolam-kolam itu dikelola 6 orang tersebut. Menurutnya, niat masyarakat setempat untuk membudidaya ikan vaname terus bermunculan.

“Ini ada 3 kolam baru yang masih proses milik dua orang. Mereka adalah orang baru. Mungkin mereka tertarik dan tergiur setelah mendengar hasil yang didapatkan dari budi daya udang vaname ini,” sebutnya.

Ia mengatakan, budidaya udang vaname di desanya tidak terlepas dari adanya pelatihan budidaya udang vaname dengan sistem Bumi Kraksaan. Selanjutnya, ia mengaplikasikan Bumi Kraksaan dengan membuat kolam seluas 7 x 6 meter dengan kedalaman 0,5 meter di samping rumahnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/