alexametrics
25C
Probolinggo
Saturday, 16 January 2021

Tahun Depan Proyek PRIM Fokus Jalur Lumbang-Madakaripura

LUMBANG, Radar Bromo – Jalur Lumbang menuju ke wisata air terjun Madakaripura, akan dilakukan perbaikan. Itu akan dikerjakan pada tahun ketiga proyek Provincial Road Improvement Maintenance Project (Prim). Jalan sepanjang lebih dari 7 km itu akan dianggarkan tak kurang dari Rp 32 Miliar.

Kabid Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Asrul Bustami mengatakan, di tahun 2021 program PRIM akan fokus membangun jalur menuju kawasan Madakaripura dengan anggaran Rp 32 miliar. Alokasi anggaran itu nantinya tetap akan masuk pada proses lelang, termasuk penetapan pemenang tender.

“Prosesnya sama dengan sebelumnya, ada proses lelang dan lain sebagainya,” Jelasnya.

Perkiraan, jalur itu baru dibangun dan digarap pada medio Maret atau April mendatang. “Ya perkiraan bulan segitu, ya mudah mudahan sesuai dengan rencana,” Tandasnya.

Diketahui sebelumnya, proyek Prim jalan Tongas-Bromo sepanjang kurang lebih 37 kilometer, akan dibagi dalam 7 koridor. Ketujuh ruas jalan kabupaten itu, antara lain Ruas Jalan Tongas–Lumbang (R.01); Ruas Jalan Lumbang–Lambang Kuning (R.03); Ruas Jalan Lumbang-Madakaripura (R.105); Ruas Jalan Sukapura–Lambang Kuning (R.60); Ruas Jalan Sukapura–Ngadisari (R.05); Ruas Jalan Ngadisari–Cemoro Lawang (R.06) dan Ruas Jalan Ngadisari–Laut Pasir (R.25).

Selama 3 tahun, jalan akses Bromo Tengger Semeru (BTS) akan disokong PRIM. Estimasi anggarannya mencapai Rp184 miliar. Pemerintah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), akan membantu Rp70 miliar.

Proyek PRIM atau proyek pembangunan jalan berkeselamatan itu sudah dua ruas yang dibangun. Ruas pertama yang dibangun yakni jalan Tongas hingga Desa Lambangkuning, Kecamatan Lumbang. Ruas itu sudah rampung pada akhir 2019 lalu. Kedua yakni ruas jalan Sukapura hingga jalan Desa Ngadisari. Alokasi jalan itu tak kurang dari 63 miliar yang berasa dari APBD Kabupaten Probolinggo dan dana hibah dari pemerintah Australia.

Selanjutnya, di tahun ketiga itu yakni 2021 mendatang, dilanjutkan kembali. Alokasi anggaran sepanjang 7 km dari pertigaan pasar lumbang hingga ke kawasan wisata air terjun Madakaripura dialokasikan tak kurang dari 32 miliar. Anggaran itu bukan hanya peningkatan dan perbaikan jalan, beberapa diantaranya juga dilakukan untuk membangun drainase dan TPT di kawasan tersebut. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU