alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Gandeng HIPPA untuk Kontrol 289 Titik Saluran Irigasi

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo terus berupaya mengantisipasi terjadinya luapan air akibat meningkatnya debit air. Memiliki petugas lapangan yang terbatas, membuat PUPR merangkul Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) untuk turut melakukan kontrol air.

Kabid Sumber Daya Air PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputra menuturkan bahwa upaya ini dilakukan sebab banyak pintu air yang berada di Kabupaten Probolinggo. Sehingga untuk mengoptimalkan kinerja, perlu peran serta dari HIPPA.

“Kami menyadari bahwa petugas untuk mengontrol pintu air begitu terbatas. Agar lebih maksimal dalam melakukan manajemen pengairan maka perlu tambahan personel salah satunya dari HIPPA,” katanya.

Dari data yang ada terdapat sekitar 112 petugas yang mengontrol pintu air di 289 daerah irigasi. Hal ini berdampak pada proses manajemen pengairan yakni sistem buka-tutup saat debit air meningkat menjadi lebih lambat. Sehingga akan berpotensi terjadi ketidakteraturan pembagian air. Kemudian akan mengakibatkan luapan air dan menggenangi wilayah posisinya lebih rendah atau cekungan.

“Setiap wilayah sudah dibentuk HIPPA, jadi tinggal berkoordinasi saja. Agar saat hujan atau debit air meningkat bisa turut mengambil tindakan,” ucapnya.

Menurut Hengki, awal masuk penghujan lebih menjadi perhatian pihaknya. Pasalnya potensi sampah bawaan akibat debit air yang tinggi di bagian hulu sampai ke hilir. Yang kemudian agar mempengaruhi debit air akibat saluran tertutup sampah. Pemantauan dan pembersihan juga dilakukan secara rutin untuk memastikan saluran tetap lancar.

“Total aliran sekitar 550 ribu kilometer, tentu menjadi pekerjaan berat. Jika tidak ada dukungan dan sinergi maka akan susah melakukan buka tutup saluran air,” pungkasnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU