alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Sampah Sering Berserakan, Rencanakan TPS di Dekat Jembatan Krejengan

KREJENGAN, Radar Bromo – Keresahan warga Desa/Kecamatan Krejengan dan para pengendara yang melintasi jembatan di sana akan berakhir. Pemkab Probolinggo berencana membangun tempat pembuangan sampah (TPS).

Hal tersebut diungkapkan Doddy Camat Krejengan. Dia mengatakan, persoalan sampah yang berserakan di Jembatan Krejengan telah dilakukan pembahasan bersama pihak desa dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo.

“Kami sudah menghubungi pihak desa dan DLH. Rencananya akan melakukan pembangunan TPS agar sampah tidak berserakan di sana. Nah kalau memang memungkinkan, dari DLH sendiri akan diberikan boks sampah,” ujarnya.

TPS itu dkan dibangun di lokasi yang sama pada sampah yang berserakan tersebut. Meski begitu, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan pihak perairan setempat perihal lokasi TPS maupun boks sampah tersebut.

“Karena lokasinya memang milik perairan. Kami masih mencoba berkomunikasi dengan pihak tersebut. Kejadian ini sangat disayangkan. Informasi yang saya terima, yang membuang sampah di sana itu bukan warga sekitar, melainkan warga luar. Sebab apa, di sana kan jalan umum,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pengelolaan sampah Pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Zaenal Ansori mengatakan, pihaknya memang telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Rencananya akan membuat TPS maupun boks sampah.

“Yang terpenting adalah tempat, kalau perihal TPS ataupun boks sampah itu nanti bisa dibuat. Mengingat di sana memang tidak ada TPS. Lebih pentingnya lagi adalah apabila ada sampah liar seharusnya memang dibuang ke TPS maupun TPA,” ujarnya.

Sebelumnya kejadian sampah menumpuk di pinggir Jembatan Krejengan tersebut dikeluhkan oleh para pengendara. Ditambah lagi saat ini masuk pada musim hujan. Ini menyebabkan sampah yang diguyur hujan, acapkali mengeluarkan bau dan sangat mengganggu para pengendara. (mu/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.