alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Selama bertamu, pelaku sempat bolak-balik ke kamar mandi.

Pura-pura Bertamu Lalu Curi Uang, Pelakunya Wanita Berpakaian Muslimah

KRUCIL, Radar Bromo– Nahas menimpa Marzuqi, 40, warga Dusun Jranjang, Desa Kertosuko, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Uang hasil toko kelontong miliknya raib dicuri seseorang yang mampir ke tokonya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, pencurian tersebut terjadi Senin (26/10) lalu sekitar pukul 13.30. Saat itu pelaku yang seorang wanita, berpura-pura bertamu ke rumah yang kebetulan berada dekat dengan toko milik korban. Saat itu pelaku bertamu mulai pukul 08.00 sampai siang hari.

“Dari situlah, pelaku mengamati gerak-gerik kakak saya mengambil uang kembalian para pembelinya. Total uang yang diambil sekitar Rp 5 juta rupiah yang disimpan di kamar dan toko,” kata adik korban, Taufiq.

Selama bertamu, pelaku sempat bolak-balik ke kamar mandi. Meskipun begitu, kakaknya tak menaruh curiga. Sebab,  korban juga disibukkan dengan para pembeli. Sehingga tidak terlalu memperhatikan gerak-gerik tamu tak dikenal tersebut.

“Kami belum laporan (Ke Polsek setempat) karena dari hasil musyawarah keluarga susah dilacak. Pelaku sendirian naik sepeda motor. Kemungkinannya uang kakak saya diambil saat kakak lengah melayani pembeli,” terangnya.

Menurutnya, ia mengetahui persis ciri-ciri pelaku. Yaitu ia diduga ibu rumah tangga (IRT).  Usianya diperkirakan 30 sampai 40 tahun, fisiknya gemuk dengan make up wajah tebal dan berpakaian muslimah warna merah. Sedangkan untuk barang berharga lainnya tidak diambil oleh pelaku.

“Sebelum mengambil uang, malah sempat mengajak istri kakak saya ke toko beli baju dan dibayarin. Tidak menyangka juga kalau akhirnya bakal mencuri. Maklum namanya orang desa, selalu positif kalau ada tamu meskipun tidak dikenal,” tuturnya

Sementara itu, Kapolsek Krucil, Iptu Abdul Wakhid mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan pencurian di wilayah hukumnya. “Kalau sudah laporan akan kami tindaklanjuti,” ujarnya. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.