alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Leher saya dicakar, rambut dijambak, ditampar dan juga ditendang

Mahasiswi asal Lumajang Polisikan Eeks Pacar usai Dianiaya-HP-nya Dirampas

KRAKSAAN, Radar Bromo–  YI, 20, salah seorang mahasiswi asal Lumajang, mendatangi Polsek Kraksaan. Tujuannya, tak lain melaporkan mantan pacarnya yakni RV, 20, yang diduga melakukan penganiayaan atas dirinya.

Rabu (28/10), YI datang ke polsek ditemani dua rekannya. Dia langsung menuju ke ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kraksaan. Di dalam ruangan itu, ia menceritakan kronologi penganiayaan yang dilajukan oleh mantan pacarnya tersebut.

Insiden penganiayaan itu menurutnya terjadi kemarin sekitar pukul 07.30. Sebelumnya, RV datang ke indekos YI yang berada di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan. Mantan pacarnya itu, datang dari Kediri bertujuan untuk melabrak remaja putri asal Kecamatan Klakah tersebut.

Setibanya di indekos, YI dan RV terlibat cek-cok mulut. Tak berselang lama, RV menjambak rambut YI lalu handphonenya dirampas. Tidak cukup sampai disitu, RV lalu membawa korban ke warung, yang tak jauh dari indekosnya. Ia kemudian ditampar dan dicakar sehingg beberapa bagian tubuh mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Probolinggo itu, nampak lebam.

“Leher saya dicakar, rambut dijambak, ditampar dan juga ditendang. Di leher dan di lutut ada bekas cakaran, saya lapor polisi untuk minta perlindungan,” kata YI seusai diperiksa.

Untungnya saat itu ada yang melerai. “Saya dituding bahwa telah mengkhianatinya. Menurutnya karena sudah punya ‘gebetan’ baru,” katanya sesuai laporan.

YI menambahkan, ia menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun. Keduanya, lalu putus atas permintaan YI, yang merasa tidak kuat pasca memergoki RV selingkuh. Nah, tujuan RV datang ke indekos YI, untuk mengajak balikan. Dia juga mau mengajak YI ke Kediri.

“Dengan saya laporkan ke polisi, tujuannya supaya ada efek jera dan HP saya dikembalikan,” ungkapnya.

Kanitreskrim Polsek Kraksaan, Iptu Marudji mengatakan, laporan tersebut. sudah menerima. Pihaknya, akan segera menindaklanjutinya. Ia juga menjamin keamanan korban serta teman-teman kosnya.

“Korban sudah kami mintai keterangan, teman-teman kosnya sebagai saksi. Selanjutnya korban akan kami visum setelah dianiaya mantan pacarnya sendiri.” ujar polisi asal Kabupaten Bangkalan ini. (sid/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo–  YI, 20, salah seorang mahasiswi asal Lumajang, mendatangi Polsek Kraksaan. Tujuannya, tak lain melaporkan mantan pacarnya yakni RV, 20, yang diduga melakukan penganiayaan atas dirinya.

Rabu (28/10), YI datang ke polsek ditemani dua rekannya. Dia langsung menuju ke ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kraksaan. Di dalam ruangan itu, ia menceritakan kronologi penganiayaan yang dilajukan oleh mantan pacarnya tersebut.

Insiden penganiayaan itu menurutnya terjadi kemarin sekitar pukul 07.30. Sebelumnya, RV datang ke indekos YI yang berada di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan. Mantan pacarnya itu, datang dari Kediri bertujuan untuk melabrak remaja putri asal Kecamatan Klakah tersebut.

Setibanya di indekos, YI dan RV terlibat cek-cok mulut. Tak berselang lama, RV menjambak rambut YI lalu handphonenya dirampas. Tidak cukup sampai disitu, RV lalu membawa korban ke warung, yang tak jauh dari indekosnya. Ia kemudian ditampar dan dicakar sehingg beberapa bagian tubuh mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Probolinggo itu, nampak lebam.

“Leher saya dicakar, rambut dijambak, ditampar dan juga ditendang. Di leher dan di lutut ada bekas cakaran, saya lapor polisi untuk minta perlindungan,” kata YI seusai diperiksa.

Untungnya saat itu ada yang melerai. “Saya dituding bahwa telah mengkhianatinya. Menurutnya karena sudah punya ‘gebetan’ baru,” katanya sesuai laporan.

YI menambahkan, ia menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun. Keduanya, lalu putus atas permintaan YI, yang merasa tidak kuat pasca memergoki RV selingkuh. Nah, tujuan RV datang ke indekos YI, untuk mengajak balikan. Dia juga mau mengajak YI ke Kediri.

“Dengan saya laporkan ke polisi, tujuannya supaya ada efek jera dan HP saya dikembalikan,” ungkapnya.

Kanitreskrim Polsek Kraksaan, Iptu Marudji mengatakan, laporan tersebut. sudah menerima. Pihaknya, akan segera menindaklanjutinya. Ia juga menjamin keamanan korban serta teman-teman kosnya.

“Korban sudah kami mintai keterangan, teman-teman kosnya sebagai saksi. Selanjutnya korban akan kami visum setelah dianiaya mantan pacarnya sendiri.” ujar polisi asal Kabupaten Bangkalan ini. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/