alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Leher saya dicakar, rambut dijambak, ditampar dan juga ditendang

Mahasiswi asal Lumajang Polisikan Eeks Pacar usai Dianiaya-HP-nya Dirampas

KRAKSAAN, Radar Bromo–  YI, 20, salah seorang mahasiswi asal Lumajang, mendatangi Polsek Kraksaan. Tujuannya, tak lain melaporkan mantan pacarnya yakni RV, 20, yang diduga melakukan penganiayaan atas dirinya.

Rabu (28/10), YI datang ke polsek ditemani dua rekannya. Dia langsung menuju ke ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kraksaan. Di dalam ruangan itu, ia menceritakan kronologi penganiayaan yang dilajukan oleh mantan pacarnya tersebut.

Insiden penganiayaan itu menurutnya terjadi kemarin sekitar pukul 07.30. Sebelumnya, RV datang ke indekos YI yang berada di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan. Mantan pacarnya itu, datang dari Kediri bertujuan untuk melabrak remaja putri asal Kecamatan Klakah tersebut.

Setibanya di indekos, YI dan RV terlibat cek-cok mulut. Tak berselang lama, RV menjambak rambut YI lalu handphonenya dirampas. Tidak cukup sampai disitu, RV lalu membawa korban ke warung, yang tak jauh dari indekosnya. Ia kemudian ditampar dan dicakar sehingg beberapa bagian tubuh mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Probolinggo itu, nampak lebam.

“Leher saya dicakar, rambut dijambak, ditampar dan juga ditendang. Di leher dan di lutut ada bekas cakaran, saya lapor polisi untuk minta perlindungan,” kata YI seusai diperiksa.

Untungnya saat itu ada yang melerai. “Saya dituding bahwa telah mengkhianatinya. Menurutnya karena sudah punya ‘gebetan’ baru,” katanya sesuai laporan.

YI menambahkan, ia menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun. Keduanya, lalu putus atas permintaan YI, yang merasa tidak kuat pasca memergoki RV selingkuh. Nah, tujuan RV datang ke indekos YI, untuk mengajak balikan. Dia juga mau mengajak YI ke Kediri.

“Dengan saya laporkan ke polisi, tujuannya supaya ada efek jera dan HP saya dikembalikan,” ungkapnya.

Kanitreskrim Polsek Kraksaan, Iptu Marudji mengatakan, laporan tersebut. sudah menerima. Pihaknya, akan segera menindaklanjutinya. Ia juga menjamin keamanan korban serta teman-teman kosnya.

“Korban sudah kami mintai keterangan, teman-teman kosnya sebagai saksi. Selanjutnya korban akan kami visum setelah dianiaya mantan pacarnya sendiri.” ujar polisi asal Kabupaten Bangkalan ini. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.