alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Gerah Akun Fake Kiai, Pengurus PP Nurul Jadid Lapor Polisi

Gerah Akun Fake Kiai, Pengurus PP Nurul Jadid Lapor Polisi

PAJARAKAN, Radar Bromo – Tim Advokad Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid (NJ), Paiton mendatangi Mapolres Probolinggo Rabu (28/10) siang. Tujuan mereka datang ke polisi untuk melaporkan akun dengan nama Khmohammad Zuhri Zainy. Akun itu merupakan akun palsu yang memasang nama dan foto pengasuh PP NJ.

Sebelumnya, lewat tangkapan layar, akun ini banyak dibagikan alias viral di medsos. Akun itu memakai foto, KH Moh Zuhri Zaini selaku pengasuh Ponpes NJ. Alhasil, akun itu meresahkan santri dan alumni serta keluarga para santri. Sehingga, pihak Ponpes memilih untuk melaporkannya ke kepolisian.

Sekretaris Pondok Pesantren Nurul Jadid, Faizin Syamwiel mengatakan, pihaknya tidak terima bahwa ada akun fake yang mengatas namakan gurunya. Karena akun itu, membuat resah sebagian kalangan terutama santri, alumni dan juga keluatha para santri.

“Yang jelas pengasuh tidak punya akun facebook. Hanya nomor HP untuk komunikasi saja,” katanya saat dikonfirmasi Rabu (28/10) siang.

Selain itu, pihaknya juga khawatir adanya aksi kriminal. Apalagi dengan mengatasnamakan gurunya itu, pelaku mencari keuntungan pribadi. “Sebelum itu terjadi kami mengambil tindakan ini. Yaitu melaporkan kepada pihak kepolisian, ” jelasnya.

Faizin menjelaskan, dengan munculnya akun tersebut, pihaknya banyak mendapat pertanyaan dari alumni dan wali santri. Menanyakan kebenaran akun facebook dengan nama Khmohammad Zuhri Zainy.

“Itu juga sebagai dasar kami melaporkan. Sudah kami ultimatum untuk menghapus, ternyata masih ada,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso saat dikonfirmasi membenarkan jika ada laporan dari pihak Ponpes Nurul Jadid. Menurutnya, saat ini pihaknya melacak siapa pembuat akun itu. “Ya betul, saat ini kami melakukan pelacakan terhadap pembuat akun tersebut, ” terangnya. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.