Harga Daging di Pasar Tradisional Masih Normal Jelang Idul Adha

KRAKSAAN, Radar Bromo – Menjelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriyah yang jatuh Jumat (31/7) mendatang, harga daging di pasar tradisional Kabupaten Probolinggo tergolong normal. Per kilogram harga daging sapi berkisar Rp 100 ribu.

Seperti halnya di pasar tradisional Semampir, Kecamatan Kraksaan. Harga daging sapi di pasar ini untuk yang super berkisar Rp 110 ribu perkilogram. Untuk yang biasa berkisar antara Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu perkilogram.

Salah seorang pedagang Mohamad Aldo, mengatakan, harga daging sapi saat ini kembali normal. Meskipun menjelang hari raya Idul Kurban, tidak ada tanda tanda kenaikan. “Beberapa waktu lalu ada kenaikan sampai Rp 10 ribu perkilogram, namun kini sudah normal kembali ” katanya.

Menurutnya, tren harga daging setiap kali menjelang Idul Adha memang normal. “Memang kalau sudah dekat hari raya kurban, tren harganya begini. Kalau sebelumnya, ya naik,” ungkapnya.

Stok daging sapi sendiri saat ini masih cukup. Padahal, penjualan hewan kurban sempat terbatas akibat pasar hewan ditutup oleh pemerintah daerah. “Stok aman-aman. Beberapa keluhan dari penjual hewan sapi yang mengaku para pembeli sapi berkurang. Tapi tidak berpengaruh pada stok daging,” katanya.

Sementara itu Mohamad Rozaqi, penjual sapi kurban mengatakan, mendekati hari raya kurban penjualan sapi mulai membaik. Berbeda halnya dari waktu sebelumnya. Yang mana penjualan hewan kurban rendah.

“Sudah lumayan lakunya dibandingkan dengan dua pekan kemarin. minggu sebelum hari raya. Tetapi tidak bisa ambil keuntungan banyak, karena sudah mepet hari raya Idul Adha,” katanya.

Di sisi lain, Dwi Joko Nurjayadi, Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Diperindag) Kabupaten Probolinggo mengatakan, harga daging didaerahnya saat ini normal. Menjelang hari raya kurban pihaknya berharap tidak ada kenaikan harga.

“Semoga tidak ada kenaikan harga. Semoga harganya terus stabil,” ungkapnya. (sid/fun)