Tahun Ini Tak Tambah Markah Jalan, Hanya Perbaiki Jalan Rusak

KRAKSAAN, Radar Bromo – Perbaikan Jalan Nasional di sepanjang jalan Raya Paiton, Probolinggo, Situbondo, kali ini tidak dibarengi dengan pemasangan markah. Hal itu karena Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII PPK wilayah Probolinggo, Paiton, Situbondo, fokus pada pemeliharaan jalan berlubang.

Koordinator Pengawas PPK BBPJN VIII Candra Ervin mengatakan, pada paket jalan tahun ini, pihaknya memang tidak menyertakan markah jalan dalam perbaikan jalan yang dilakukan. Berbeda dengan paket rekonstrusi preservasi jalan pada tahun lalu, yang saat itu disertai dengan pemasangan markah jalan.

“Karena fokus paket perbaikan jalan saat ini adalah pemeliharaan jalan berlubang di sepanjang wilayah kerja kami, dengan anggaran Rp 6,7 miliar. Jadi, pengerjaannya hanya memperbaiki jalan berlubang dan tidak ada pelebaran jalan. Kalau pada tahun lalu pengerjaannya memang pelebaran, sehingga ada markah jalannya,” ujarnya, Selasa (23/6).

Meski begitu, Candra mengungkap, pada paket jalan yang dikerjakan pihaknya, beberapa yang membutuhkan pemasangan markah. “Ada beberapa jalan yang sebelumnya kami perbaiki membutuhkan pemasangan markah jalan. Sebab, markah jalan yang terpasang sudah mulai pudar. Sedangkan untuk markah jalan yang sebelumnya tidak masuk pada proyek jalan kami, masuk pada Dishub,” ujarnya.

Di samping itu, di tahun lalu pemasangan markah jalan telah dilakukan oleh pihak BBPJN VII. Pemasangan itu masuk pada proyek Preservasi Rekonstruksi jalan Probolinggo, Paiton, Situbondo. Pemasangan dilakukan di sepanjang jalan Pantura Probolinggo dengan panjang 96,77 kilometer, dimulai dari dari Kota Probolinggo menuju batas Kabupaten Situbondo dengan panjang 74,77 kilometer. (mg1/fun)