Pasar Hewan di Kab Probolinggo Dibuka Bertahap, Diawali Pasar Maron

UJI COBA: Sebelum adanya uji coba pembukaan pasar yang dilakukan Disperindag, para pedagang hewan di Pasar Besuk sudah mulai berjualan sejak Kamis (25/6) dengan cara menjebol pagar pasar tersebut. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN, Radar Bromo – Disperindag Kabupaten Probolinggo mulai melakukan uji coba pembukaan pasar hewan. Sabtu (27/6), Pasar Hewan Maron diuji coba.

Uji coba pembukaan Pasar Hewan Maron dilakukan setelah Disperindag mendapat rekomendasi dari Tim Gugus Tugas, Kamis (25/6). Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan, pihaknya lebih dulu mendapat rekomendasi dari tim gugus tugas untuk membuka pasar hewan. Lalu, keesokannya Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari memberikan lamput hijau untuk uji coba pembukaan pasar hewan.

“Dari tim kuratif dan preventif rekomendasinya Kamis (25/6). Lalu, Jumat (26/6) kami mendapatkan rekom dari bupati. Makanya, Sabtu (27/6) kami langsung lakukan uji coba di Pasar Hewan Maron,” ujarnya, Minggu (28/6).

Ia menjelaskan, uji coba tersebut akan terus dilaksanakan. Tujuannya, untuk memastikan kepatuhan pedagang dan pengunjung dalam menerapkan protokol kesehatan.

Jika selama uji coba pedagang dan pengunjung mematuhi penerapan protokol kesehatan, baru pasar hewan resmi dibuka. “Uji coba ini akan kami lanjutkan secara bertahap karena di pasar Maron itu berhasil. Bertahap maksudnya dari pasar ke pasar. Besok di Pasar Tambakrejo Tongas, Selasa juga ada. Jadi kalau uji coba ini berhasil, maka ke depannya akan dibuka kembali,” jelasnya.

Abdullah, seorang pedagang sapi asal Kecamatan Besuk mengaku sangat senang dengan uji coba pembukaan pasar hewan tersebut. Setidaknya, dengan uji coba ini, para pedagang tidak perlu lagi berjualan di pinggir-pinggir jalan atau bahkan menerobos pasar untuk kembali berjualan.

“Setidaknya, kami kan bisa berjualan bebas di dalam pasar. Sehingga, lahan pedapatan bisa berangsur stabil. Selain itu, saya juga akan mengajak pedagang lain untuk selalu menggunakan masker. Biar cepat dibuka secara resmi pasarnya,” ujarnya. (mg1/hn)