alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Di Kab Probolinggo, Sampah Bulanan Capai 1.400 Ton

KRAKSAAN, Radar Bromo – Produksi sampah di Kabupaten Probolinggo, cukup besar. Dalam kurun waktu 4 bulan, sebanyak 6.871 ton sampah diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Seboro, Kecamatan Krejengan.

Sampah ini diangkut dari 71 Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di Kabupaten Probolingo. Serta, merupakan sampah rumah tangga dari perkampungan dan perumahan warga.

“Produksi sampah bulanan memang cukup banyak. Dalam sebulan paling sedikit 1.400 ton diangkut ke TPA,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo, Iskandar.

Berdasarkan data angkut sampah ke TPA Seboro, dalam kurun waktu empat bulan (Januari-April), total mencapai 6.871 ton sampah. Dengan rincian, Januari sebanyak 2.368 ton; Februari 1.456 ton; Maret 1.635 ton, dan April 1.412 ton.

Selama caturwulan pertama, jumlah sampah yang diangkut lebih banyak. Adanya libur Natal dan Tahun Baru, membuat sampah juga meningkat. “Kalau ada libur panjang, sampah juga meningkat. Sampah yang diangkut mayoritas tetap sampah rumah tangga,” katanya.

Karenanya itu, untuk penanganan saat libur panjang, DLH menyiagakan petugas pengangkut sampah untuk mengecek setiap TPS. Pengecekan rutin dilakukan agar tidak ada tumpukan sampah. Sebab, bukan hanya keluhkan warga, sampah yang menumpuk juga akan menimbulkan ketidaknyamanan terhadap kesehatan lingkungan.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Produksi sampah di Kabupaten Probolinggo, cukup besar. Dalam kurun waktu 4 bulan, sebanyak 6.871 ton sampah diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Seboro, Kecamatan Krejengan.

Sampah ini diangkut dari 71 Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di Kabupaten Probolingo. Serta, merupakan sampah rumah tangga dari perkampungan dan perumahan warga.

“Produksi sampah bulanan memang cukup banyak. Dalam sebulan paling sedikit 1.400 ton diangkut ke TPA,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo, Iskandar.

Berdasarkan data angkut sampah ke TPA Seboro, dalam kurun waktu empat bulan (Januari-April), total mencapai 6.871 ton sampah. Dengan rincian, Januari sebanyak 2.368 ton; Februari 1.456 ton; Maret 1.635 ton, dan April 1.412 ton.

Selama caturwulan pertama, jumlah sampah yang diangkut lebih banyak. Adanya libur Natal dan Tahun Baru, membuat sampah juga meningkat. “Kalau ada libur panjang, sampah juga meningkat. Sampah yang diangkut mayoritas tetap sampah rumah tangga,” katanya.

Karenanya itu, untuk penanganan saat libur panjang, DLH menyiagakan petugas pengangkut sampah untuk mengecek setiap TPS. Pengecekan rutin dilakukan agar tidak ada tumpukan sampah. Sebab, bukan hanya keluhkan warga, sampah yang menumpuk juga akan menimbulkan ketidaknyamanan terhadap kesehatan lingkungan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/