alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Perbaikan Bahu Jalan yang Ambrol di Condong Masih Diusulkan

GADING, Radar Bromo – Dua pekan sudah bahu jembatan di Dusun Krajan, Desa Condong, Kecamatan Gading ambrol. Sampai Senin (28/3) masih belum ada penanganan lebih lanjut untuk perbaikan akses penting warga setempat ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahyo Saputro mengatakan, jika beberapa waktu lalu telah melakukan survei pada lokasi bahu jembatan yang ambrol tersebut. Hasilnya diketahui jika memang kondisinya berbahaya untuk dilintasi.

Karena itulah pihaknya telah memasang rambu-rambu agar pengendara jalan dapat melintasi jalan dengan aman. “Sementara kami pasang rambu-rambu dulu. Agar warga bisa lebih berhati-hati saat melintas,” katanya.

Sementara itu untuk tindak lanjut terhadap survei yang telah dilakukan, pihaknya masih mengusulkan untuk perbaikan yang bisa dilakukan. Nantinya jika usulan tersebut disetujui, akan dilakukan perbaikan sebagai mana mestinya.

Diberitakan sebelumnya jembatan Dusun Krajan, Desa Condong, Kecamatan Gading ambrol Senin (14/3). Debit air sungai yang mengalir di bawah jembatan tersebut meningkat dan arus menjadi lebih deras. Sehingga menggerus fondasi jembatan. Kondisi yang sudah tidak kokoh lagi membuat bahu jembatan yang berada di sebelah timur ambrol.

Oleh warga jembatan disebut sebagai jembatan curah kutuk dan menjadi akses penting. Pasalnya, melalui ruas jalan yang melintasi jembatan tersebut, dapat menjangkau dua desa lainnya. Yakni Desa Racek dan Wedusan, Kecamatan Tiris.

GADING, Radar Bromo – Dua pekan sudah bahu jembatan di Dusun Krajan, Desa Condong, Kecamatan Gading ambrol. Sampai Senin (28/3) masih belum ada penanganan lebih lanjut untuk perbaikan akses penting warga setempat ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahyo Saputro mengatakan, jika beberapa waktu lalu telah melakukan survei pada lokasi bahu jembatan yang ambrol tersebut. Hasilnya diketahui jika memang kondisinya berbahaya untuk dilintasi.

Karena itulah pihaknya telah memasang rambu-rambu agar pengendara jalan dapat melintasi jalan dengan aman. “Sementara kami pasang rambu-rambu dulu. Agar warga bisa lebih berhati-hati saat melintas,” katanya.

Sementara itu untuk tindak lanjut terhadap survei yang telah dilakukan, pihaknya masih mengusulkan untuk perbaikan yang bisa dilakukan. Nantinya jika usulan tersebut disetujui, akan dilakukan perbaikan sebagai mana mestinya.

Diberitakan sebelumnya jembatan Dusun Krajan, Desa Condong, Kecamatan Gading ambrol Senin (14/3). Debit air sungai yang mengalir di bawah jembatan tersebut meningkat dan arus menjadi lebih deras. Sehingga menggerus fondasi jembatan. Kondisi yang sudah tidak kokoh lagi membuat bahu jembatan yang berada di sebelah timur ambrol.

Oleh warga jembatan disebut sebagai jembatan curah kutuk dan menjadi akses penting. Pasalnya, melalui ruas jalan yang melintasi jembatan tersebut, dapat menjangkau dua desa lainnya. Yakni Desa Racek dan Wedusan, Kecamatan Tiris.

MOST READ

BERITA TERBARU

/