alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Polisi Intensifkan Patroli hingga Menambah Jam demi Cegah Curanmor

KRAKSAAN, Radar Bromo – Maraknya kasus Curanmor di Wilayah Kraksaan, menjadi perhatian khusus kepolisian. Korps Bhayangkara kini semakin mengintensifkan dan menambah jam patroli. Ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan. Selain melibatkan opsnal (buser) Polres Probolinggo, pemerintah kelurahan dan desa juga dilibatkan.

Menambah jam kerja patroli petugas harus dilakukan. Biasanya patroli dimulai sore hari hingga pukul 00.00. Tapi saat ini berakhir di pukul 04.00.

Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto mengatakan, selain patroli dan berkoordinasi dengan Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo, pihaknya juga sudah memanggil perwakilan dari lima kelurahan dan 12 desa di wilayah hukumnya.”Peranan pemerintah desa maupun juga kelurahan untuk meningkatkan lagi Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) di masing-masing wilayah, khususnya daerah atau titik rawan incaran para pelaku pun dilakukan,” ujarnya, Jumat (28/1).

Menurutnya, hal itu dilakukan sembari melakukan pengembangan kejadian-kejadian sebelumnya. Pihaknya tidak menginginkan adanya curanmor kembali terjadi. “Peran pemerintah desa sangat dibutuhkan, sehingga kami juga bisa fokus ke kasus-kasus sebelumnya,”ujarnya.

Siskamling sendiri diminta agar aktif di malam hingga pagi hari. Terlebih di jam rawan yang biasanya dimanfaatkan pelaku. Yakni sekitar pukul 02.00-04.00. Sedangkan untuk ketentuan siskamling, menurut dia, sudah diserahkan kepada pihak pemerintah terkait baik desa ataupun kelurahan.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Maraknya kasus Curanmor di Wilayah Kraksaan, menjadi perhatian khusus kepolisian. Korps Bhayangkara kini semakin mengintensifkan dan menambah jam patroli. Ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan. Selain melibatkan opsnal (buser) Polres Probolinggo, pemerintah kelurahan dan desa juga dilibatkan.

Menambah jam kerja patroli petugas harus dilakukan. Biasanya patroli dimulai sore hari hingga pukul 00.00. Tapi saat ini berakhir di pukul 04.00.

Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto mengatakan, selain patroli dan berkoordinasi dengan Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo, pihaknya juga sudah memanggil perwakilan dari lima kelurahan dan 12 desa di wilayah hukumnya.”Peranan pemerintah desa maupun juga kelurahan untuk meningkatkan lagi Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) di masing-masing wilayah, khususnya daerah atau titik rawan incaran para pelaku pun dilakukan,” ujarnya, Jumat (28/1).

Menurutnya, hal itu dilakukan sembari melakukan pengembangan kejadian-kejadian sebelumnya. Pihaknya tidak menginginkan adanya curanmor kembali terjadi. “Peran pemerintah desa sangat dibutuhkan, sehingga kami juga bisa fokus ke kasus-kasus sebelumnya,”ujarnya.

Siskamling sendiri diminta agar aktif di malam hingga pagi hari. Terlebih di jam rawan yang biasanya dimanfaatkan pelaku. Yakni sekitar pukul 02.00-04.00. Sedangkan untuk ketentuan siskamling, menurut dia, sudah diserahkan kepada pihak pemerintah terkait baik desa ataupun kelurahan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/