alexametrics
29C
Probolinggo
Thursday, 22 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Mau Tawuran, Dua Remaja Diamankan di Belakang Islamic Center Kraksaan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Aksi Tawuran berhasil digagalkan petugas Polsek Kraksaan, Sabtu (26/12) malam. Dua remaja yang hendak tawuran diamankan.

Keduanya diamankan saat hendak tawuran dengan kelompok remaja lain. Keduanya yaitu Ahmad Taufiq, 17, asal Desa Brumbungan, Kecamatan Gending dan Abdul Hamid, 20, warga Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton. Mereka diringkus tepat di belakang Gedung Islamic Centre (GIC) Kraksaan, sekitar pukul 23.30.

Panit II Reskrim Polsek Kraksaan Ipda M. Fitroh mengatakan, petugas awalnya patroli di wilayah Kraksaan. Petugas lantas menerima laporan ada tawuran di belakang GIC.

Karena itu, petugas langsung mendatangi lokasi. Dan benar saja, sekelompok remaja kepergok hendak tawuran di tempat. Mereka lantas kabur karena ada petugas datang.

“Dua remaja kabur naik sepeda motor modifikasi dan menabrak mobil patroli kami. Jadi kami amankan,” kata Fitroh, Minggu (27/12)

Keduanya lantas dibawa ke Pos Pengamanan Nataru (Pospam) di Alun-alun Kraksaan. Pada petugas, keduanya mengaku hendak tawuran bersama puluhan remaja lain.

“Satu dari dua remaja yang kami amankan itu ada dalam pengaruh miras (minuman keras, Red). Saat diinterogasi mereka sangat sulit dimintai penjelasan,” ujarnya.

Selesai diinterogasi, sambung Fitroh, keduanya dibawa ke Polsek Kraksaan. Petugas meminta keluarga dan pemerintah desa masing-masing datang ke Mapolsek Kraksaan untuk menjemput.

Di saat bersamaan, petugas juga melakukan operasi yustisi di Kraksaan. Yaitu, di Alun-alun Kraksaan, PKL Semarak, dan SPBU Semampir. Di sana, banyak ditemukan pelanggar protokol kesehatan.

“Dasarnya adalah operasi yustisi. Jadi setelah mengamankan keduanya, operasi dilanjutkan. Banyak remaja yang tidak memakai masker. Jadi kami beri sanksi fisik berupa push up,” ujarnya. (mu/hn/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Aksi Tawuran berhasil digagalkan petugas Polsek Kraksaan, Sabtu (26/12) malam. Dua remaja yang hendak tawuran diamankan.

Keduanya diamankan saat hendak tawuran dengan kelompok remaja lain. Keduanya yaitu Ahmad Taufiq, 17, asal Desa Brumbungan, Kecamatan Gending dan Abdul Hamid, 20, warga Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton. Mereka diringkus tepat di belakang Gedung Islamic Centre (GIC) Kraksaan, sekitar pukul 23.30.

Panit II Reskrim Polsek Kraksaan Ipda M. Fitroh mengatakan, petugas awalnya patroli di wilayah Kraksaan. Petugas lantas menerima laporan ada tawuran di belakang GIC.

Mobile_AP_Half Page

Karena itu, petugas langsung mendatangi lokasi. Dan benar saja, sekelompok remaja kepergok hendak tawuran di tempat. Mereka lantas kabur karena ada petugas datang.

“Dua remaja kabur naik sepeda motor modifikasi dan menabrak mobil patroli kami. Jadi kami amankan,” kata Fitroh, Minggu (27/12)

Keduanya lantas dibawa ke Pos Pengamanan Nataru (Pospam) di Alun-alun Kraksaan. Pada petugas, keduanya mengaku hendak tawuran bersama puluhan remaja lain.

“Satu dari dua remaja yang kami amankan itu ada dalam pengaruh miras (minuman keras, Red). Saat diinterogasi mereka sangat sulit dimintai penjelasan,” ujarnya.

Selesai diinterogasi, sambung Fitroh, keduanya dibawa ke Polsek Kraksaan. Petugas meminta keluarga dan pemerintah desa masing-masing datang ke Mapolsek Kraksaan untuk menjemput.

Di saat bersamaan, petugas juga melakukan operasi yustisi di Kraksaan. Yaitu, di Alun-alun Kraksaan, PKL Semarak, dan SPBU Semampir. Di sana, banyak ditemukan pelanggar protokol kesehatan.

“Dasarnya adalah operasi yustisi. Jadi setelah mengamankan keduanya, operasi dilanjutkan. Banyak remaja yang tidak memakai masker. Jadi kami beri sanksi fisik berupa push up,” ujarnya. (mu/hn/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2