alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 8 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

TPT di Jalur Bromo Ini Ambrol usai Diguyur Hujan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

SUKAPURA, Radar Bromo – Akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu, tembok penahan tebing (TPT) di tepi jalan raya Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo, ambrol. Air hujan menggerus tanah bawah TPT di tepi jalan raya jalur menuju Bromo. Bahkan, bahu jalan yang baru saja dicor juga ambrol.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, hujan deras itu terjadi Senin lalu (23/11). Saat itu, hujan deras hampir merata terjadi di Kabupaten Probolinggo, khususnya wilayah selatan. Hingga kemudian hujan deras mengakibatkan TPT tersebut jobol.

TERGERUS AIR: Ambrolnya TPT akibat diguyur hujan. (Foto: Istimewa)

Tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung memasang tali sebagai penanda. ”Tembok penahan tebing ambrol karena terkena hujan deras. Tapi sudah kami pasang garis kuning, supaya pengguna jalan untuk berhati-hati,” kata kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Rahmad Waluyo melalui Kabid Bina Marga Asrul Bustami saat dikonfirmasi mengatakan, TPT yang ambrol sekitar sepanjang 10 meter. Begitu juga bahu jalan yang dicor.

Namun, kerusakan itu tidak sampai menutup akses jalan raya desa setempat. Karena bahu jalan beraspal tidak sampai rusak. Sebagai antisipasi pihaknya sudah memasang garis kuning dan hampir seperempat bahu jalan aspal untuk tidak dilewati kendaraan.

”Jadi sebenarnya aliran air itu sudah kami arahkan untuk ke saluran. Tetapi ternyata, derasnya air hujan, membuat aliran air baru dan menggerus tanah bawah TPT. Akibatnya, TPT rusak. Tapi kami sudah bergerak cepat dan akan langsung dilakukan perbaikan secepatnya,” terang Asrul. (mas/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

SUKAPURA, Radar Bromo – Akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu, tembok penahan tebing (TPT) di tepi jalan raya Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo, ambrol. Air hujan menggerus tanah bawah TPT di tepi jalan raya jalur menuju Bromo. Bahkan, bahu jalan yang baru saja dicor juga ambrol.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, hujan deras itu terjadi Senin lalu (23/11). Saat itu, hujan deras hampir merata terjadi di Kabupaten Probolinggo, khususnya wilayah selatan. Hingga kemudian hujan deras mengakibatkan TPT tersebut jobol.

TERGERUS AIR: Ambrolnya TPT akibat diguyur hujan. (Foto: Istimewa)

Mobile_AP_Half Page

Tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung memasang tali sebagai penanda. ”Tembok penahan tebing ambrol karena terkena hujan deras. Tapi sudah kami pasang garis kuning, supaya pengguna jalan untuk berhati-hati,” kata kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Rahmad Waluyo melalui Kabid Bina Marga Asrul Bustami saat dikonfirmasi mengatakan, TPT yang ambrol sekitar sepanjang 10 meter. Begitu juga bahu jalan yang dicor.

Namun, kerusakan itu tidak sampai menutup akses jalan raya desa setempat. Karena bahu jalan beraspal tidak sampai rusak. Sebagai antisipasi pihaknya sudah memasang garis kuning dan hampir seperempat bahu jalan aspal untuk tidak dilewati kendaraan.

”Jadi sebenarnya aliran air itu sudah kami arahkan untuk ke saluran. Tetapi ternyata, derasnya air hujan, membuat aliran air baru dan menggerus tanah bawah TPT. Akibatnya, TPT rusak. Tapi kami sudah bergerak cepat dan akan langsung dilakukan perbaikan secepatnya,” terang Asrul. (mas/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2