alexametrics
24.3 C
Probolinggo
Sunday, 6 December 2020

Maksimalkan Realisasi DBHCHT Kab Probolinggo Pada 17 OPD

Pemkab Probolinggo, tahun ini mendapatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) Rp 67.518.509.249,58. Dana puluhan miliar itu digunakan untuk mendanai program atau kegiatan yang tersebar di 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

—————

ADA 5 program atau kegiatan dari 17 OPD yang bersumber dari DBHCHT. Lima program atau kegiatan itu adalah peningkatan bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi di bidang cukai, dan pemberantasan barang kena cukai ilegal.

Hingga triwulan ketiga atau hingga 30 September 2020, secara global realisasi penggunaan DBHCHT tahun ini Rp 30.430.125.378 atau 45,07 persen. Realisasi itu berdasarkan hasil rekonsiliasi pada 5 Oktober.

Jumlah besaran realisasi juga dipengaruhi sejumlah faktor. Tahun ini, salah satunya karena pandemi Covid-19. Sehingga, banyak program atau kegiatan yang tertunda. Selain itu, ada beberapa kegiatan, khususnya fisik yang masih proses lelang.

“Termasuk ada administrasi dokumen yang masih belum mendapatkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana). Kami harapkan bulan Oktober-November, ini selesai,” ujar Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo, Susilo Isnadi.

Susilo mengungkapkan, penerimaan pagu reguler DBHCHT Pemkab Probolinggo, tahun ini Rp 60.096.808.000. Ditambah sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) tahun 2019 sebesar Rp 7.421.701.249,58. Sehingga, total DBHCHT Kabupaten Probolinggo, tahun ini menjadi Rp 67.518.509.249,58.

“Hingga triwulan ketiga realisasinya sebesar 45,07 persen. Namun, hingga 14 Oktober kemarin, realisasinya sudah sekitar 52 persen,” katanya.

Sementara itu, untuk memaksimalkan realisasi penggunaan DBHCHT atau serapan anggaran tahun ini, pihaknya berharap kepada para kepala OPD melakukan reschedule atau menjadwal ulang kegiatan atau programnya. Sehingga, bisa segera terlaksana.

“Kami juga akan melakukan akselerasi atau percepatan penyerapan anggaran DBHCHT pada masing-masing OPD penerima. Salah satu contohnya kegiatan fisik. Seperti program padat karya di Dinas Tenaga Kerja,” ujarnya. (uno/*)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Giliran Temukan Pintu Besi Bermotif Bunga di Goa Jepang

Temuan penting kembali didapati tim ekskavasi di Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

BERITA TERBARU

Stok Garam di Kab Pasuruan Masih Tersisa 2.200 Ton

Sampai awal Desember ini, stok garam hasil produksi petambak garam di Kabupaten Pasuuran belum seluruhnya terserap pasar.

Hewan Ternak Rentan Sakit Ini saat Musim Hujan

Musim hujan yang mengguyur Kabupaten Probolinggo sejak beberapa waktu lalu berpengaruh terhadap kesehatan hewan ternak.

Tekan Covid-19; Disiplin 3M Sama Pentingnya dengan Vaksin

Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan masih menjadi keharusan, meskipun program vaksinasi nantinya telah dijalankan.

Terdampak Pandemi, Pilot pun Nyambi Bisnis Online Shop

pilot maskapai penerbangan nasional ini mengaku, pendapatannya berkurang 30 persen sejak pandemi.

Musim Hujan, Saatnya Mulai Waspadai Demam Berdarah Dengue

Dinkes Kabupaten Probolinggo mengimbau agar masyarakat tak abai terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).