alexametrics
25C
Probolinggo
Saturday, 16 January 2021

Belum Ada Sanksi Bagi Pengguna Masker Scuba-Buff

KRAKSAAN, Radar Bromo – Masker scuba dan buff dinilai tidak efektif untuk menekan penyebaran virus korona. Sehingga penggunaan masker tersebut tidak dianjurkan oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Meski begitu masih belum ada sanksi bagi para pengguna masker tersebut. Terlebih pemerintah lebih fokus untuk menyosialisasikan gerakan bermasker, agar menjadi kebiasaan baru di masyarakat.

Koordinator Penegakan Hukum dan Keamanan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Problinggo, Ugas Irwanto mengatakan, sebelum menuju ranah pelarangan penggunaan masker scuba dan buff, pihaknya terlebih dahulu akan fokus terhadap gerakan bermasker. “Sesuai Petunjuk dari WHO memang untuk masker scuba atau sejenisnya dan dari beberapa pakar medis, masih bisa tembus virus. Akan tetapi target kami saat ini lebih ke imbauan pemakaian masker,” ujarnya.

Yang juga menjadi pertimbangannya adalah menghindari penilaian miring dari masyarakat jika langsung menerapkan pelarangan penggunaan masker tersebut. Sehingga, kebiasaan masyarakat menggunakan masker akan kembali luntur.

“Tapi kalau untuk masyarakat menengah ke atas atau yang paham, saya fikir tidak menjadi masalah. Tapi untuk mereka yang belum paham kan memang harus pelan-pelan. Jadi pembiasaan dulu,” ujarnya.

Ugas menambahkan, meski pihaknya sudah memulai kegiatan operasi yustisi penggunaan masker. Sanksi bagi pengguna jenis masker tersebut juga masih belum disiapkan. Yang terpenting menurutnya adalah kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan masker saat melakukan perjalanan.

“Karena itu berarti sudah punya kesadaran. Jadi penggunaan masker ini memang harus bertahap. Baru setelah masyarakat sudah benar-benar sadar, operasi terakhir kita mungkin sudah menginjak ke jenis maskernya,” ujar Ugas. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU