alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Tegas, Nasdem Minta Musayyib Dicoret dari Pencalegan, Ini Alasannya

KRAKSAAN – DPD Partai Nasdem Kabupaten Probolinggo, akhirnya angkat bicara soal proses pen-caleg-an A Musayyib Nahrowi. Partai dengan kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Probolinggo, itu menyebut pencalonan Musayyib dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 cacat hukum. Begitu juga dengan pengunduran dirinya sebagai anggota DPRD.

Itu, menyusul adanya putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan Musayyib. Selain itu, Musayyib juga tidak melampirkan surat pengajuan pengunduran diri dari PKB dalam syarat pencalonannya.

Sedangkan, dalam PKPU tentang Pencalonan Pileg, calon yang pindah partai harus menyertakan dua surat pengunduran diri.

Dua surat pengunduran diri itu, sebagai anggota DPRD dan sebagai anggota PKB. “Kami menilai pengunduran diri Musayyib sebagai anggota dewan batal demi hukum. Begitu juga dengan pencalonan di pileg, itu tidak memenuhi syarat calon,” ujar Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Probolinggo A Rifa’i.

Rifa’i mengatakan, pemecatan Musayyib dari kader PKB jauh sebelum proses pen-caleg-an. Setelah proses pen-caleg-an, turun putusan kasasi MA yang mengabulkan gugatan PAW Musayyib. Sehingga, Musayyib memiliki hak semua sebagai kader PKB. “Kami menilai pen-calon-an Musayyib batal demi hukum. Kami meminta pada KPU untuk diganti caleg lain. Karena jika tidak diganti partai yang rugi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Muhamad Zubaidi mengaku, beberapa hari lalu sudah mendatangi pengurus sejumlah partai, termasuk Partai Nasdem. Salah satunya terkait Musayyib. Namun, pihaknya tidak dapat menentukan bisa diganti caleg lain atau tidak. Sebab, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jatim.

“Sebelum penetapan DCT (daftar calon tetap) ada masa tanggapan dari masyarakat dan masa klarifikasi pada partai. Kami lakukan klarifikasi pada partai. Tapi, kami belum bisa memutuskan karena masih akan koordinasi dengan provinsi,” ujarnya.

Senin (27/8), Musayyib belum berhasil dikonfirmasi. Sedangkan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Probolinggo Hanafi mengatakan, pihaknya akan tetap mengajukan PAW Musayyib. Pertimbangannya, Musayyib sudah mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPRD. “Soal hasilnya itu bagaimana, itu urusan nanti,” ujarnya. (mas/rud)

KRAKSAAN – DPD Partai Nasdem Kabupaten Probolinggo, akhirnya angkat bicara soal proses pen-caleg-an A Musayyib Nahrowi. Partai dengan kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Probolinggo, itu menyebut pencalonan Musayyib dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 cacat hukum. Begitu juga dengan pengunduran dirinya sebagai anggota DPRD.

Itu, menyusul adanya putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan Musayyib. Selain itu, Musayyib juga tidak melampirkan surat pengajuan pengunduran diri dari PKB dalam syarat pencalonannya.

Sedangkan, dalam PKPU tentang Pencalonan Pileg, calon yang pindah partai harus menyertakan dua surat pengunduran diri.

Dua surat pengunduran diri itu, sebagai anggota DPRD dan sebagai anggota PKB. “Kami menilai pengunduran diri Musayyib sebagai anggota dewan batal demi hukum. Begitu juga dengan pencalonan di pileg, itu tidak memenuhi syarat calon,” ujar Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Probolinggo A Rifa’i.

Rifa’i mengatakan, pemecatan Musayyib dari kader PKB jauh sebelum proses pen-caleg-an. Setelah proses pen-caleg-an, turun putusan kasasi MA yang mengabulkan gugatan PAW Musayyib. Sehingga, Musayyib memiliki hak semua sebagai kader PKB. “Kami menilai pen-calon-an Musayyib batal demi hukum. Kami meminta pada KPU untuk diganti caleg lain. Karena jika tidak diganti partai yang rugi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Muhamad Zubaidi mengaku, beberapa hari lalu sudah mendatangi pengurus sejumlah partai, termasuk Partai Nasdem. Salah satunya terkait Musayyib. Namun, pihaknya tidak dapat menentukan bisa diganti caleg lain atau tidak. Sebab, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jatim.

“Sebelum penetapan DCT (daftar calon tetap) ada masa tanggapan dari masyarakat dan masa klarifikasi pada partai. Kami lakukan klarifikasi pada partai. Tapi, kami belum bisa memutuskan karena masih akan koordinasi dengan provinsi,” ujarnya.

Senin (27/8), Musayyib belum berhasil dikonfirmasi. Sedangkan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Probolinggo Hanafi mengatakan, pihaknya akan tetap mengajukan PAW Musayyib. Pertimbangannya, Musayyib sudah mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPRD. “Soal hasilnya itu bagaimana, itu urusan nanti,” ujarnya. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/