alexametrics
25 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Vaksin Dua PMK di Kab Probolinggo Baru Terealisasi 689 Dosis

DRINGU, Radar Bromo – Vaksinasi dosis kedua penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak di Kabupaten Probolinggo sudah dimulai. Sampai Rabu (27/7), baru 689 dosis yang disuntikkan.

Penyuntikan dosis kedua, tetap harus memperhatikan kondisi sapi. Jika sapi sedang sakit, penyuntikan akan ditunda.

“Dalam penyuntikan dosis kedua, terlebih dahulu kami lihat data. Ada ketentuan, bahwa penyuntikan harus dilakukan minimal empat minggu dari vaksinasi sebelumnya,” ujar Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto, Rabu (27/7).

Berdasarkan data Dinas Pertanian, ada beberapa wilayah yang ternaknya sudah memenuhi syarat. Salah satunya di Kecamatan Krucil. Wilayah ini menjadi wilayah pertama yang medapatkan vaksin dosis pertama.

“Sampai laporan terakhir, Selasa (26/7), sebanyak 689 dosis sudah disuntikkan. Saat ini vaksinasi dosis kedua masih terus berjalan,” jelasnya.

Di tengah berjalannya penyuntikan vaksin dosis kedua, vaksinasi dosis pertama belum rampung. Sampai Selasa (26/7), baru mencapai 85 persen dari target 9.000 dosis vaksin. Atau baru terealisasi 7.681 dosis.

“Dua tugas sekaligus kami lakukan, kejar target vaksinasi dosis satu, sekaligus memvaksin dosis kedua ternak,” tuturnya.

DRINGU, Radar Bromo – Vaksinasi dosis kedua penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak di Kabupaten Probolinggo sudah dimulai. Sampai Rabu (27/7), baru 689 dosis yang disuntikkan.

Penyuntikan dosis kedua, tetap harus memperhatikan kondisi sapi. Jika sapi sedang sakit, penyuntikan akan ditunda.

“Dalam penyuntikan dosis kedua, terlebih dahulu kami lihat data. Ada ketentuan, bahwa penyuntikan harus dilakukan minimal empat minggu dari vaksinasi sebelumnya,” ujar Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto, Rabu (27/7).

Berdasarkan data Dinas Pertanian, ada beberapa wilayah yang ternaknya sudah memenuhi syarat. Salah satunya di Kecamatan Krucil. Wilayah ini menjadi wilayah pertama yang medapatkan vaksin dosis pertama.

“Sampai laporan terakhir, Selasa (26/7), sebanyak 689 dosis sudah disuntikkan. Saat ini vaksinasi dosis kedua masih terus berjalan,” jelasnya.

Di tengah berjalannya penyuntikan vaksin dosis kedua, vaksinasi dosis pertama belum rampung. Sampai Selasa (26/7), baru mencapai 85 persen dari target 9.000 dosis vaksin. Atau baru terealisasi 7.681 dosis.

“Dua tugas sekaligus kami lakukan, kejar target vaksinasi dosis satu, sekaligus memvaksin dosis kedua ternak,” tuturnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/