alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Selama Empat Bulan Angkut 6.871 Ton Sampah

KRAKSAAN, Radar Bromo- Persoalan sampah di Kabupaten Probolinggo tak bisa dipandang remeh. Sebab sampah di Kabupaten Probolinggo cukup besar. Tak tanggung-tanggung, dalam kurun waktu 4 bulan saja sebanyak 6.871 ton sampah diangkut ke tempat pemrosesan akhir (TPA) di Desa Seboro, Kecamatan Krejengan.

Sampah tersebut merupakan sampah yang diangkut dari 71 tempat pembuangan sementara (TPS) yang tersebar di Kabupaten Probolingo. Sampah yang diangkut merupakan sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh perkampungan dan perumahan warga.

“Untuk produksi sampah bulanan memang cukup banyak. Dalam sebulan paling sedikit 1.400 ton diangkut ke TPA,” ujar Kabid Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo, Iskandar.

Berdasarkan data angkut sampah ke TPA Seboro, dalam kurun waktu empat bulan yakni mulai Januari hingga April, total sampah yang diangkut mencapai 6.871 ton. Dengan rincian pada bulan Januari banyak sampah yang diangkut sebanyak 2.368 ton; februari 1.456 ton; maret 1.635 ton dan april 1.412 ton.

Selama caturwulan pertama jumlah sampah yang diangkut lebih banyak. Sebab ada libur natal dan tahun baru. Produksi sampah juga mengalami peningkatan.

“Kalau ada libur panjang, sampah yang dihasilkan juga meningkat. Sampah yang diangkut mayoritas tetap sampah rumah tangga,” jelasnya.

Sebab itulah penanganan saat libur panjang, pihaknya menyiagakan petugas pengangkut sampah untuk mengecek TPS yang ada. Pengecekan dilakukan secara rutin agar tidak ada penumpukan sampah. Sebab bukan hanya keluhkan warga. Sampah yang menumpuk juga akan menimbulkan ketidaknyamanan lingkungan dan berpotensi terjadi penyakit.

KRAKSAAN, Radar Bromo- Persoalan sampah di Kabupaten Probolinggo tak bisa dipandang remeh. Sebab sampah di Kabupaten Probolinggo cukup besar. Tak tanggung-tanggung, dalam kurun waktu 4 bulan saja sebanyak 6.871 ton sampah diangkut ke tempat pemrosesan akhir (TPA) di Desa Seboro, Kecamatan Krejengan.

Sampah tersebut merupakan sampah yang diangkut dari 71 tempat pembuangan sementara (TPS) yang tersebar di Kabupaten Probolingo. Sampah yang diangkut merupakan sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh perkampungan dan perumahan warga.

“Untuk produksi sampah bulanan memang cukup banyak. Dalam sebulan paling sedikit 1.400 ton diangkut ke TPA,” ujar Kabid Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo, Iskandar.

Berdasarkan data angkut sampah ke TPA Seboro, dalam kurun waktu empat bulan yakni mulai Januari hingga April, total sampah yang diangkut mencapai 6.871 ton. Dengan rincian pada bulan Januari banyak sampah yang diangkut sebanyak 2.368 ton; februari 1.456 ton; maret 1.635 ton dan april 1.412 ton.

Selama caturwulan pertama jumlah sampah yang diangkut lebih banyak. Sebab ada libur natal dan tahun baru. Produksi sampah juga mengalami peningkatan.

“Kalau ada libur panjang, sampah yang dihasilkan juga meningkat. Sampah yang diangkut mayoritas tetap sampah rumah tangga,” jelasnya.

Sebab itulah penanganan saat libur panjang, pihaknya menyiagakan petugas pengangkut sampah untuk mengecek TPS yang ada. Pengecekan dilakukan secara rutin agar tidak ada penumpukan sampah. Sebab bukan hanya keluhkan warga. Sampah yang menumpuk juga akan menimbulkan ketidaknyamanan lingkungan dan berpotensi terjadi penyakit.

MOST READ

BERITA TERBARU

/