Belum Perlu Tambah TPS Meski 4 Kecamatan Belum Memiliki

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tahun ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo tidak memiliki rencana untuk menambah tempat pembuangan sampah (TPS). Sejauh ini di Kabupaten probolingggo sudah ada 77 TPS yang tersebar di 20 kecamatan.

“Saat ini masih belum ada rencana penambahan TPS, meski beberapa kecamatan seperti Kecamatan Sumber, Tiris, Krucil, dan Kuripan masih belum ada TPS-nya,” ujar Kasi Pengangkutan Sampah DLH Kabupaten Probolinggo Riwon.

Selain anggaran, dalam pengadaan TPS, ada beberapa pertimbangan yang harus terpenuhi. Menurut Riwon, volume sampah dan tingkat sampah yang dihasilkan juga menjadi pertimbangan. Selain itu, akses untuk truk tangki pengangkut sampah juga menjadi faktor.

“Untuk sementara kami cek volume sampah dan tingkat produksi sampah masih minim di beberapa daerah. Selain itu, akses untuk truk tangki pembawa sampah ke TPA juga menjadi pertimbangan,”

Riwon menambahkan, akses truk tangki dan TPS itu bisa saja diadakan di empat kecamatan tersebut. Namun, harus dengan volume dan produksi sampah tinggi. seperti yang terjadi di beberapa daerah jauh, namun memiliki TPS.

“Seperti di TPS Gili Ketapang dan Sukapura. Selain di sana daerah wisata yang harus terjaga kebersihannya, produksi sampah di sana juga sangat tinggi. Sehingga, TPS memang dibutuhkan,” ujatnya.

Sementara ini, di TPS Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, pengangkutan sampah dilakukan dua kali. Pertama, menggunakan kapal yang disewa dari nelayan setempat, kemudian diangkut menggunakan truk tangki sampah menuju TPA Seboro, Kecamatan Krejengan.

“Bisa nantinya kawasan yang belum ada TPS-nya itu akan diadakan TPS Terpadu. Yang fokus kepada pemilahan sampah. Seperti yang akan kami lakukan pada dua TPS, salah satunya TPS Gili Ketapang dengan anggaran sekitar Rp 200 juta,” ujarnya. (mg1/fun)