alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Pembebasan Lahan Tol Probowangi Baru Capai 20 Persen

KREJENGAN, Radar Bromo– Pembebasan lahan yang akan digunakan sebagai tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) terus dilakukan. Sejauh ini, lahan yang telah siap untuk dibangun kontruksi mencapai 20 persen.

Kamis (26/11) pagi, pihak Petugas Pembuat Komitmen (PPK) Tol Probowangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pembebasan lahan di Desa/Kecamatan Krejengan. Ada sekitar 64 bidang tanah yang dibebaskan di desa tersebut.

PPK Tol Probowangi Purnomo Riski mengatakan, pembebasan tersebut merupakan yang keempat yang dilakukan pihaknya. Sebelumnya, telah dibebaskan dua desa dan satu kelurahan. Yaitu Desa Sidomulyo, Kecamatan Pajarakan; Desa Sentong, Kecamatan Krejengan dan juga Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan.

“Empat desa yang telah pembayaran. Total untuk yang Krejengan ini ada 64 bidang tanah yang dibayarkan,” katanya.

Riski menjelaskan, untuk pembayaran yang ada di desa tersebut diselesaikan pada hari itu juga. Pihaknya, tidak membuat bertahap terkait proses pembayaran karena para pemilik lahan telah melengkapi persyaratan. “Hari ini (kemarin, Red) tuntas semuanya. Nanti dilanjut musyawarah di Gebangan dan Karanganyar,” ungkapnya.

Tol Probowangi seksi 1 itu rencananya dibangun melewati 37 desa dari 17 kecamatan. Sejauh ini, yang telah siap untuk kontruksi ada 20 persen. Itu, terdiri dari lahan milik warga dan juga perhutani. Membentang dari Desa Suko, Kecamatan Maron sampai Desa Binor Kecamatan Paiton.

“Semoga saja sampai akhir tahun nanti bisa terbebaskan lebih dari 30 persen, ” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai kapan akan mulai pembangunan kontruksi pihaknya tidak benari menjawab. Menurutnya, itu bukan kewenangannya. Namun, jika melihat progres kemungkinan awal tahun depan. Itupun, dilihat dari strategi pihak pemenang tender untuk pengerjaannya pembangunan tersebut.

“Bisa jadi awal tahun depan bisa. Bisa jadi nanti ada strategi yang dilakukan untuk pembangunan,” ungkapnya.

Seksi satu diperkiranakn menghabiskan layan 2.031 meter persegi. Itu, juga termasuk dengan dua exit tol yang akan disiapkan. Menurut Riski, exit tol nantinya berada di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan dan Desa Kranganyar, Kecamatan Paiton. “Dua exit tolnya, Semampir, Kraksaan dan Kranganyar, Paiton,” terangnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU