alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

DPRD Kab Probolinggo Desak Percepat Revisi Perda RTRW

PAJARAKAN, Radar Bromo – Sudah tiga tahun, Pemkab Probolinggo berupaya merevisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nomor 03/2011. Sejauh ini belum jelas kapan akan rampung. Karenanya, DPRD Kabupaten Probolinggo, meminta eksekutif mempercepatnya.

Revisi Perda RTRW di Kabupaten Probolinggo, dimulai sejak 2017. Prosesnya sempat terhenti pada Badan Informasi Geospasial (BIG). BIG merupakan lembaga yang membidangi perihal peta dasar. Serta, juga terkendala masalah tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sebelumnya, pengerjaannya ditangani Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kemudian, dialihkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR). “Ini (Revisi Perda RTRW) harus segera diselesaikan. Karena ini demi kepentingan investasi,” ujar Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo, Sugianto.

Politisi yang akrab disapa Aan, ini mengatakan, dengan selesainya revisi Perda RTRW, akan banyak investor yang masuk. Sebab, sebelum menanamkan modalnya, investor dipastikan melihat isi perda RTRW. Dengan selesainya revisinya, akan membuat investor merasa aman, nyaman, dan dipermudah.

“Karena itu, kami mendorong untuk segera diselesaikan. Ini juga menjawab Undang-Undang Cipta Kerja. Karena, muaranya memang di RTRW ini,” jelasnya.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Umar mengatakan, pada umumnya revisi Perda RTRW, membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Pengerjaannya bisa memakan waktu hingga tiga tahun.

“Tetangga sebelah dari tahun 2015 baru selesai awal tahun ini. Tapi, kami berusaha dan bekerja keras serta berpikir positif untuk melakukan percepatan dengan keyakinan bahwa tahun 2021 selesai, sesuai target yang disampaikan Ibu Bupati,” ujarnya.

Ia juga meminta dukungan semua pihak untuk mencapai target tersebut agar tercapai. “Tentunya dengan dukungan semua pihak, baik dari pemerintah maupun dari seluruh anggota dewan dan pihak-pihak lain yang terkait,” ujar Umar. (sid/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR