alexametrics
25.8 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

15 Desa di Kab Probolinggo Masih Buruh Kiriman Air

DRINGU, Radar Bromo – Sebagian wilayah di Kabupaten Probolinggo, telah diguyur hujan. Namun, hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di wilayah terdampak kekeringan. Sejauh ini 27.000 jiwa di 15 desa masih membutuhkan kiriman air bersih.

Personel Pusat Pengendalian Operasi-Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Silvia Verdiana mengatakan, dampak kemarau yang mengakibatkan kekeringan semakin meluas. “Berdasarkan data, sudah 15 desa terdampak kekeringan. Total yang memanfaatkan dropping air bersih sebanyak 27.000 jiwa. Ini masih akan mengalami peningkatan, sebab hujan masih belum merata,” ujarnya.

Karenanya, pihaknya semakin rutin mengirim air bersih sesuai jadwal. Hal ini dikarenakan sejumlah desa yang sudah mengirimkan surat permohonan, kembali bersurat. Sehingga, harus segera dikirimi air agar kebutuhan warga dapat terpenuhi.

“Kami buat secara terjadwal. Setiap harinya bergantian minimal 4 titik. Dengan membawa mobil tangki berkapasitas 5.000 sampai 6.000 liter. Kalau tidak begitu, kasihan warga yang kekurangan air,” ujar Silvi.

Ia mengaku tidak membatasi pengiriman air yang dibutuhkan warga. Sebab, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan pokok selain makan. Tetapi, harus melalui beberapa proses. Salah satunya dengan mengirimkan surat permohonan kepada BPDB yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan survei kondisi lapangan.

Jika memenuhi syarat dan diketahui memang benar memerlukan dropping air, secepatnya akan dikirim. “Tidak serta merta bersurat langsung kirim, tetapi juga dicek. Jika masih ada cadangan air untuk memuhi kebutuhan warga, upaya pengiriman bisa ditunda atau ditolak. Tetapi, jika memang sangat dibutuhkan dan dihuni banyak warga, secepatnya kami kirim,” jelas Silvi. (ar/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR