alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Gelombang di Perairan Probolinggo Masih Aman untuk Melaut

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pergantian musim dari kemarau ke penghujan, seringkali diikuti dengan cuaca ekstrem. Di Kabupaten Probolinggo, hujan juga sudah mulai sering turun. Namun tidak terlalu mempengaruhi gelombang air laut.

Dari data yang didapat, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya memprediksi kondisi cuaca maritim wilayah perairan Jawa Timur, gelombang laut di selat Madura antara 0,3 – 1,5 meter. Sementara di laut Jawa bagian timur antara 0,5 – 2,0 meter.

Sementara di Wilayah Probolinggo per Senin (27/8), diprediksi tinggi gelombang sekitar 0,1-0,3 meter. Dengan kondisi ini, para nelayan dirasa masih aman untuk berlayar.

“Saat ini memang kemarau basah. Namun, tidak begitu mempengaruhi gelombang laut. Terpantau, gelombang laut masih relatif stabil, bahkan sampai besok (hari ini, red),“ terang Hari Pur Sulistiono, Kabid Perikanan tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo, Minggu (26/9).

Ipung sapaan akrabnya menyebutkan, ketinggian gelombang saat ini masih normal-normal saja. Begitu juga pada cuaca pada kemarau basah. BMKG memprediksi, kondisi cuaca maritim wilayah Jawa Timur secara umum berawan.

“Kondisi cuaca kami rasa masih wajar-wajar saja. Kondisi ini masih aman untuk penangkapan dilaut,“ ujarnya.

Ipung melanjutkan, umumnya pada musim kemarau basah, dan saat hujan turun, ikan mulai muncul. Disebabkan air di laut mulai tidak panas. Namun ini tidak selalu dapat dipastikan.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pergantian musim dari kemarau ke penghujan, seringkali diikuti dengan cuaca ekstrem. Di Kabupaten Probolinggo, hujan juga sudah mulai sering turun. Namun tidak terlalu mempengaruhi gelombang air laut.

Dari data yang didapat, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya memprediksi kondisi cuaca maritim wilayah perairan Jawa Timur, gelombang laut di selat Madura antara 0,3 – 1,5 meter. Sementara di laut Jawa bagian timur antara 0,5 – 2,0 meter.

Sementara di Wilayah Probolinggo per Senin (27/8), diprediksi tinggi gelombang sekitar 0,1-0,3 meter. Dengan kondisi ini, para nelayan dirasa masih aman untuk berlayar.

“Saat ini memang kemarau basah. Namun, tidak begitu mempengaruhi gelombang laut. Terpantau, gelombang laut masih relatif stabil, bahkan sampai besok (hari ini, red),“ terang Hari Pur Sulistiono, Kabid Perikanan tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo, Minggu (26/9).

Ipung sapaan akrabnya menyebutkan, ketinggian gelombang saat ini masih normal-normal saja. Begitu juga pada cuaca pada kemarau basah. BMKG memprediksi, kondisi cuaca maritim wilayah Jawa Timur secara umum berawan.

“Kondisi cuaca kami rasa masih wajar-wajar saja. Kondisi ini masih aman untuk penangkapan dilaut,“ ujarnya.

Ipung melanjutkan, umumnya pada musim kemarau basah, dan saat hujan turun, ikan mulai muncul. Disebabkan air di laut mulai tidak panas. Namun ini tidak selalu dapat dipastikan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/