alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Saturday, 25 September 2021

Ada 103 Ribu Remaja jadi Sasaran di Kab Probolinggo

DRINGU, Radar Bromo – Sedikitnya ada sekitar 103 ribu remaja usia 12 sampai 17 tahun yang menjadi sasaran vaksinasi di kabupaten Probolinggo. Hingga saat ini, vaksinasi usia remaja itu baru tercapai sektiar 1.623 orang. Pemkab Probolinggo kini terus menggenjot vaksinasi.

Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari mengatakan, pihaknya terus mempercepat vaksinasi Covid-19, untuk membentuk herd immunity. Selain orang-orang dewasa, kali ini vaksinasi Covid-19 ini juga difokuskan kepada pelajar yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Saat ini di tengah semakin menyebarnya virus Covid-19, pemerintah semakin menggalakkan vaksinasi bagi remaja. Vaksinasi ini dilakukan sesuai izin resmi yang dikeluarkan pemerintah pusat dengan ketentuan usia 12 sampai 17 tahun. Pihak sekolah dan orang tua siswa-siswi pun mendukung program vaksinasi nasional untuk menunjang kesehatannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten setempat, Shodiq Tjahjono saat dikonfirmasi mengatakan, target ada sekitar 103 ribu remaja dan tercapai sekitar 1.600 lebih remaja. Mengingat, vaksinasi terhadap remaja itu baru dimulai sekitar sepekan terakhir. Selain itu, ada kendala ketersediaan stok vaksin yang diterima semakin menipis.

”Ssecara umum, capaian vaksinasi di Kabupaten Probolinggo, untuk dosis pertama baru sekitar 22 persen. Dari target sekitar 900 ribu jiwa warga Kabupaten Probolinggo. kondisi itu karena ketersediaan vaksin yang ada. Sekarang saja sisa yang tersedia sangat sedikit,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Terpisah, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendukung langkah pemkab dalam penerapan PPKM level 4 lanjutan. Termasuk untuk meningkatkan kekebalan masyarakat, perlu genjot vaksinasi. Karena itu, pihaknya pun membantu vaksinasi pada masyarakat. Termasuk vaksinasi terhadap remaja.

Kasus infeksi virus Covid-19 pada anak-anak mulai mengalami peningkatan. Risiko terinfeksinya virus pada anak dapat diturunkan dan memutus mata rantai penularan dengan cara pemberian vaksin Covid-19.

”Kami juga terus mendata remaja yang belum divaksin untuk bisa disuntik vaksin di semua wilayah Polsek Polres Probolinggo. Supaya, semakin cepat capaian vaksinasi terhadap masyarakat dan bentuk kekebalan tubuh masyarakat dari virus,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin. (mas/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Sedikitnya ada sekitar 103 ribu remaja usia 12 sampai 17 tahun yang menjadi sasaran vaksinasi di kabupaten Probolinggo. Hingga saat ini, vaksinasi usia remaja itu baru tercapai sektiar 1.623 orang. Pemkab Probolinggo kini terus menggenjot vaksinasi.

Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari mengatakan, pihaknya terus mempercepat vaksinasi Covid-19, untuk membentuk herd immunity. Selain orang-orang dewasa, kali ini vaksinasi Covid-19 ini juga difokuskan kepada pelajar yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Saat ini di tengah semakin menyebarnya virus Covid-19, pemerintah semakin menggalakkan vaksinasi bagi remaja. Vaksinasi ini dilakukan sesuai izin resmi yang dikeluarkan pemerintah pusat dengan ketentuan usia 12 sampai 17 tahun. Pihak sekolah dan orang tua siswa-siswi pun mendukung program vaksinasi nasional untuk menunjang kesehatannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten setempat, Shodiq Tjahjono saat dikonfirmasi mengatakan, target ada sekitar 103 ribu remaja dan tercapai sekitar 1.600 lebih remaja. Mengingat, vaksinasi terhadap remaja itu baru dimulai sekitar sepekan terakhir. Selain itu, ada kendala ketersediaan stok vaksin yang diterima semakin menipis.

”Ssecara umum, capaian vaksinasi di Kabupaten Probolinggo, untuk dosis pertama baru sekitar 22 persen. Dari target sekitar 900 ribu jiwa warga Kabupaten Probolinggo. kondisi itu karena ketersediaan vaksin yang ada. Sekarang saja sisa yang tersedia sangat sedikit,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Terpisah, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendukung langkah pemkab dalam penerapan PPKM level 4 lanjutan. Termasuk untuk meningkatkan kekebalan masyarakat, perlu genjot vaksinasi. Karena itu, pihaknya pun membantu vaksinasi pada masyarakat. Termasuk vaksinasi terhadap remaja.

Kasus infeksi virus Covid-19 pada anak-anak mulai mengalami peningkatan. Risiko terinfeksinya virus pada anak dapat diturunkan dan memutus mata rantai penularan dengan cara pemberian vaksin Covid-19.

”Kami juga terus mendata remaja yang belum divaksin untuk bisa disuntik vaksin di semua wilayah Polsek Polres Probolinggo. Supaya, semakin cepat capaian vaksinasi terhadap masyarakat dan bentuk kekebalan tubuh masyarakat dari virus,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU