alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Pemkab Probolinggo Siapkan Rp 38,2 Miliar untuk Gaji Ke-13

DRINGU, Radar Bromo – Selain gaji bulanan, Pemkab Probolinggo juga menyiapkan gaji ke-13. Rencananya akan dicairkan pada awal bulan depan. Anggarannya cukup besar. Mencapai Rp 38,2 miliar.

Gaji ke-13 ini akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo. Anggarannya dialokasikan melalui APBD 2022.

Dari ASN dan PPPK di Pemkab Probolinggo, tercatat ada sekitar 8.438 orang. Bagi mereka, diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 31,4 miliar. Kemudian, untuk anggota dan pimpinan DPRD diperkirakan butuh Rp 2 miliar.

Tidak hanya mendapatkan gaji ke-13 sesuai besaran gaji pokok dan tunjangan. Mereka juga akan mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang nilainya 50 persen dari biasanya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengaku, sudah mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13. Sesuai aturan Pemerintah Pusat hingga Perbup Nomor 12/2022 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji ke-13 tahun 2022.

“Diperkirakan anggaran gaji ke-13 membutuhkan Rp 38 miliar. Itu sudah kami alokasikan melalui APBD 2022,” katanya.

Soal waktu pencairan, Dewi mengatakan, sesuai Perbup, gaji ke-13 dibayarkan pada Juli 2022. Kini, pihaknya tengah membahas waktu pencairannya. “Mohon doanya, gaji ke-13 dapat kami bayarkan pada awal Juli besok. Sekarang kami masih bahas untuk pembayaran gaji ke-13 itu,” katanya. (mas/rud)

DRINGU, Radar Bromo – Selain gaji bulanan, Pemkab Probolinggo juga menyiapkan gaji ke-13. Rencananya akan dicairkan pada awal bulan depan. Anggarannya cukup besar. Mencapai Rp 38,2 miliar.

Gaji ke-13 ini akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo. Anggarannya dialokasikan melalui APBD 2022.

Dari ASN dan PPPK di Pemkab Probolinggo, tercatat ada sekitar 8.438 orang. Bagi mereka, diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 31,4 miliar. Kemudian, untuk anggota dan pimpinan DPRD diperkirakan butuh Rp 2 miliar.

Tidak hanya mendapatkan gaji ke-13 sesuai besaran gaji pokok dan tunjangan. Mereka juga akan mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang nilainya 50 persen dari biasanya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengaku, sudah mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13. Sesuai aturan Pemerintah Pusat hingga Perbup Nomor 12/2022 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji ke-13 tahun 2022.

“Diperkirakan anggaran gaji ke-13 membutuhkan Rp 38 miliar. Itu sudah kami alokasikan melalui APBD 2022,” katanya.

Soal waktu pencairan, Dewi mengatakan, sesuai Perbup, gaji ke-13 dibayarkan pada Juli 2022. Kini, pihaknya tengah membahas waktu pencairannya. “Mohon doanya, gaji ke-13 dapat kami bayarkan pada awal Juli besok. Sekarang kami masih bahas untuk pembayaran gaji ke-13 itu,” katanya. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/