alexametrics
24C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

MUI-Ormas di Kab Probolinggo Tolak RUU HIP

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) juga terjadi di Probolinggo. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo, sejumlah ormas, dan organisasi kepemudaan setempat ramai-ramai menolak RUU itu.

Aksi penolakan itu mereka gelar di depan Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan. Selain MUI, ada PC NU Kraksaan dan Probolinggo, PD Muhammadiyah Probolinggo, ormas Islam, dan kepemudaan.

Mereka menyampaikan deklarasi penolakan yang dibacakan oleh Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH Abdul Wasik Hannan. Wasik mengatakan, Pancasila yang rumusannya telah ditetapkan dalam pembukaan UUD 1945 adalah rumusan final sebagai falsafah dan dasar negara. Itu, merupakan norma tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan tidak bisa terpisahkan dalam konsensus bernegara Pancasila, UU 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pembukaan Undang-Undang 1945 dan batang tubuhnya telah memadahi sebagai tafsir dan penjabaran paling otoritatif Pancasila,” katanya.

Karena itu, lanjutnya, pihaknya memandang tidak dibutuhkan lagi adanya tafsir baru Pancasila. Terlebih lagi penafsiran di tingkat undang-undang. Pihaknya menilai, hal itu mendegradasi falsafah bangsa.

“Berdasarkan pertimbangan itu, kami meminta DPR untuk menghentikan pembahasan RUU HIP. Dan mencabutnya dari agenda pembahasan oleh DPR RI ataupun pemerintah,” tandasnya.

Jika pembahasan RUU HIP tetap dilanjutkan, maka hal itu menurutnya, merupakan bentuk pengabaian yang sudah final. Serta, sebagai bentuk pemborosan dan kemunduran serta mencederai perasaan masyarakat.

“Kami meminta agar DPR RI dan pemerintah tidak mengabaikan tuntutan dan aspirasi masyarakat terkait RUU HIP. Jika tidak mengindahkan, maka kami siap bersatu dengan upaya konstitusional,” terangnya.

Setelah selesai melakukan deklarasi, mereka menuju kantor DPRD setempat. Tujuannya, menyampaian tuntutan tersebut.

Di gedung wakil rakyat itu, rombongan disambut Ketua DPRD Andi Suryanto Wibowo. Juga Wakil Ketua DPRD Oka Mahendra Jatikusuma dan Lukman Hakim.

Andi menjelaskan, aspirasi yang dibawa oleh ormas Islam tersebut akan dibawa ke pusat. Pihaknya berjanji membawa aspirasi tersebut dan tidak akan berhenti sampai di tingkat kabupaten.

“Aspirasi ini kami terima. Dan kami berjanji akan menyampaikan kepada pusat dan mengawalnya. Sehingga, kehidupan bermasyarakat bisa aman dan damai tanpa adanya gesekan-gesekan,” katanya. (sid/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU